Breaking News

19 dari 40 Titik Longsor yang Ada di Sumsel Segera Diperbaiki

"Kemungkinan besar pengerjaan akan dilakukan mulai pertengahan Februari mendatang, dan akan selesai juga pada tahun 2018," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/SITI OLISA
Dadi Muradi, Satker P2JN Sumsel 

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Berdasarkan data Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Sumatera Selatan tahun 2017 ada 40 titik longsor.

Namun untuk perbaikan longsoran tahun ini, pihaknya memprioritaskan 19 titik saja. Adapun titik longsor yang akan diperbaiki ini diantarannya ada di kawasan Simpang Air Dingin, Pagar Alam, Muara Enim, Tanjung Sakti, dan daerah lainnya.

Kepala Satker P2JN Sumsel, Dadi Muradi, Minggu (7/1) mengatakan, penanganan longsoran di 19 titik ini perlu dilakukan segera karena kondisi di titik ini cukup memprihatinkan.

"19 titik ini merupakan yang urgen perlu ditangani, total keseluruhan titik longsoran ada 40an titik, namun berdasarkan informasi dari lapangan titik longsor ini ada penambahan lagi," ujarnya.

Dadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan dana sebesar Rp 87 miliar untuk perbaikan 19 titik longsor ini.

Saat ini pihaknya sudah mulai melakukan tender, prosesnnya kurang lebih selama 54 hari.

"Kemungkinan besar pengerjaan akan dilakukan mulai pertengahan Februari mendatang, dan akan selesai juga pada tahun 2018," ujarnya.

Longsor yang terjadi di Sumsel ini disebabkan karena berbagai hal, mulai dari ini longsoran bukit, longsoran jurang, tanah turun yang mengakibatkan badan jalan tergerus, ada juga karena sistem drainasennya yang kurang baik.

Namun yang paling banyak disebabkan karena jurang dan aliran sungai. "Jumlah longsoran ini terus bertambah, karena kondisi tanah labil," ujarnya.

Dadi mengatakan, Khusus di Pagar Alam, pihaknya sudah mendesain dari Simpang Air Dingin sampai Pagar Alam.

Perbaikan yang dilakukan melai dari melakukan pelebaran jalan, ada 9 tikungan khusus di tikungan yang kondisi geometriknya agak tajam akan dilakukan perbaikan, beberapa bukit akan kita proteksi.

Sementara itu, total pagu anggaran untuk memperbaiki konstruksi jalan sebesar Rp 1,713 teiliun, naik dari tahun sebelumnya Rp 1.1 triliun.

"Karena kondisi jalan saat ini banyak yang rusak, selain itu khusus untuk Jalan Lintas Timur kami sudah menganggarkan Rp 420 miliar, agar semuanya tuntas sampai lima tahun ke depan," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved