Tumbuhan Putri Malu Tutupi Kolam Retensi Kini Kondisinya Bersih. Warga : Makasih Pak Wali

Tumbuhan yang menutupi bagian kolam seluas 8000 meter persegi ini, menyebabkan air terhambat keluar masuk kolam.

Tumbuhan Putri Malu Tutupi Kolam Retensi Kini Kondisinya Bersih. Warga : Makasih Pak Wali
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Kolam retensi POligon sudah bersih tak ada lagi tumbuhan putri malu yang menutupi kolam, Rabu (3/1/2017) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tumbuhan putri malu sudah enam bulan terakhir menutupi hampir seluruh bagian kolam retensi Poligon, Rabu  (3/1/2017).

Tumbuhan yang menutupi bagian kolam seluas 8000 meter persegi ini, menyebabkan air terhambat keluar masuk kolam.

Sehingga dikhawatirkan musim hujan saat ini dengan intensitas tinggi bisa membuat kawasan Poligon tergenang.

Warga pun mengaku tak sanggup untuk melakukan pembersihan Karena tumbuhan sudah mengakar dan menjalar kemana mana.

Namun keluhan warga tersebut direspon oleh Walikota Palembang Harnojoyo, dengan menurunkan tim dari Bidang Sumber Daya Air Irigasi dan Limbah Dinas PUPR Kota Palembang.

Tumbuhan putri malu yang menutupi bagian kolam, Rabu (3/1/2017) di Poligon Palembang
Tumbuhan putri malu yang menutupi bagian kolam, Rabu (3/1/2017) di Poligon Palembang (SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH)

Ketua RT 11 RW04 kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus, Edi Taylor mengungkapkan, kedepan dirinya akan mengajak warga untuk ikut berpartisipasi menjaga kolam retensi.

Jika ada tumbuhan putri malu dan eceng gondok, untuk segera dibersihkan supaya tumbuhan itu tidak menjalar kemana mana.

"Awalnya sedikit, tapi lama kelamaan banyak dan menjalar, sehingga susah dibersihkan, "katanya

Sebanyak 50 petugas kebersihan dari Dinas Pu terpaksa diterjunkan, dibantu warga dan ditambah satu alat berat untuk mengangkat tumbuhan ke luar kolam.

" Warga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kota yang sudah membantu warga bersihkan tumbuhan yang menutupi kolam retensi, "katanya.

Kabid Bidang Sumber Daya Air Irigasi dan Limbah Dinas PUPR Kota Palembang, Bastari mengatakan, pihaknya meminta warga untuk aktif lagi berpartisipasi.

Mengingat kolam retensi Poligon, untuk menampung air di kawasan Poligon jika terjadi hujan dan air sungai sedang pasang.

"Ada pintu air dan kolam retensi yang perlu dijaga oleh warga sekitar, ini untuk kemaslahatan warga sekitar juga, "katanya.

Saat ini kondisi kolam sudah dibersihkan semua dari tumbuhan putri malu, kedepan pihaknya berharap warga menjaga kolam

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved