Dianggap Mubazir, Selain Aceh 4 Negara Ini Larang Perayaan Tahun Baru. Alasannya Bikin Kagum

Sama seperti Arab Saudi atau Aceh, kegiatan merayakan malam pergantian tahun baru dianggap di negara ini bertentangan budaya Islam.

Dianggap Mubazir, Selain Aceh 4 Negara Ini Larang Perayaan Tahun Baru. Alasannya Bikin Kagum
IST
Kembang Api 

SRIPOKU.COM -  Saban tahun, hampir di semua kabupaten/kota di Aceh terdapat imbauan kepada masyarakat, agar tidak merayakan malam pergantian tahun baru.

Masyarakat dilarang membakar petasan, kembang api, serta berbagai kegiatan hura-hura lainnya.

Biasanya, imbauan itu ditandatangani oleh unsur forkopimda, mulai bupati/wali kota, kapolres, kajari, kasatpol PP/WH hingga MPU.

Banda Aceh, selaku ibu kota Provinsi Aceh, salah satu kota yang paling getol menyeru warganya untuk tidak melakukan hal tersebut.

kembang api
kembang api (SRIPOKU.COM/Rahmad Zilhakim)

Catatan Serambinews.com, setiap jelang pergantian tahun, Wali Kota Banda Aceh mengeluarkan imbauan atau larangan tersebut.

Bahkan, untuk mengawal malam pergantian tahun baru kali ini, Pemko Banda Aceh bersama Polresta, Dandim 0101/BS, Satpol PP/WH, dan unsur lainnya, mengerahkan sebanyak 2.000 personel gabungan.

Nah, taukah Anda, ternyata, bukan hanya Aceh yang melarang perayaan malam pergantian tahun baru.

Selain Aceh, informasi yang dihimpun Serambinews.com, berikut ini beberapa negara yang melarang perayaan tersebut.

1. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam (Nations Online)
Brunei Darussalam (Nations Online) ()

Sultan Hassanal Bolkiah, yakni sultan ke-29 Brunei melarang rakyatnya untuk merayakan natal dan tahun baru.

Halaman
123
Editor: Candra Okta Della
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved