Wariskan Kebaikan bagi Anak Cucu, Ini yang Dilakukan Rektor Universitas Taman Siswa Palembang

"Saya menulis opini di media cetak itu supaya bisa turut andil dalam upaya mencerdaskan masyarakat dalam berpolitik dan berdemokrasi," jelas Joko.

Wariskan Kebaikan bagi Anak Cucu, Ini yang Dilakukan Rektor Universitas Taman Siswa Palembang
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Rektor Universitas Taman Siswa Palembang, Dr Joko Siswanto (ketujuh dari kiri) bersama para tokoh pada acara Peluncuran dan Bedah Buku "Dinamika Menuju Demokrasi Indonesia Berkualitas" di Hotel Classie Palembang, Kamis (28/12/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tulisan adalah salah satu hal yang dapat diwariskan untuk anak cucu kita kelak.

Itulah petikan dari sambutan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Taman Siswa Palembang yang juga pengarang buku "Dinamika Menuju Demokrasi Indonesia Berkualitas", DR Joko Siswanto, pada acara peluncuran dan bedah buku karangannya tersebut di Hotel Classie Palembang, Kamis (28/12/2017).

"Saya ingin mewariskan kebaikan bagi anak cucu saya. Salah satunya tulisan-tulisan opini saya di media cetak yang saya bukukan ini," paparnya saat menyampaikan sambutan.

Buku karangannya yang setebal 355 halaman ini berisi 69 tulisan opini dari rentang waktu tahun 2008 sampai 2017 yang diterbitkan oleh Universitas Tamansiswa Press.

Joko, yang sudah menulis di media cetak sejak tahun 1987 ini mengatakan bahwa menulis juga merupakan upayanya dalam mencerdaskan masyarakat dalam berpolitik dan berdemokrasi.

"Saya menulis opini di media cetak itu supaya bisa turut andil dalam upaya mencerdaskan masyarakat dalam berpolitik dan berdemokrasi," jelas Joko.

Joko pun menambahkan bahwa masyarakat sekarang banyak yang terjebak dalam demokrasi prosedural bukan pada demokrasi yang matang, demokrasi substansial.

Peluncuran dan bedah buku ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh dari Sumatera Selatan.

Adapun beberapa tokoh yang bertugas sebagai pembedah buku di antaranya Siska Marleni (Ketua DPD RI Sumatera Selatan), Agus Sutikno (Ketua PPP Sumatera Selatan), Prof Abdullah Idi (Sosiolog UIN Raden Fatah Palembang), DR Tarech Rasyid (Aktivis LSM), dan juga politisi muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Alwin Kennedy.

Halaman
12
Penulis: Jati Purwanti
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved