Dalam 48 Jam, Serangan Udara Arab Saudi Sedikitnya Bunuh 71 Penduduk Yaman

Sedikitnya 71 penduduk sipil terbunuh dalam 48 jam akibat serangan udara yang diluncurkan koalisi militer pimpinan Arab Saudi

Dalam 48 Jam, Serangan Udara Arab Saudi Sedikitnya Bunuh 71 Penduduk Yaman
http://internasional.kompas.com/
Lebih dari 10.000 penduduk Yaman tewas sejak Arab Saudi melakukan intervensi dalam perang melawan kelompok Houthi. (Al Masirah via Al Jazeera). 

SRIPOKU.COM, SANAA — Sedikitnya 71 penduduk sipil terbunuh dalam 48 jam akibat serangan udara yang diluncurkan koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang menargetkan kelompok Houthi di Yaman.

Berita Lainnya:  Incar Kediaman Raja Salman, Arab Saudi Hancurkan Rudal Houthi

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (25/12/2017), warga setempat menyebutkan, beberapa serangan udara menyerang ibu kota, Sana'a, pada Senin dini hari waktu setempat, menewaskan 11 orang, termasuk anak-anak dan dua perempuan.

Aktivis pro-Houthi, Abdul Malek al-Fadhl, mengatakan, dua bangunan hancur akibat serangan udara di Hay Asr, lingkungan perumahan di sebelah barat Sana'a.

Serangan itu sebenarnya menargetkan rumah Mohammed al-Raimi, pemimpin Houthi setempat.

Fadhl menyatakan, pesawat tempur juga menargetkan mobil milik Raimi ketika dia mencoba melarikan diri.

Selain di Sana'a, jaringan televisi Houthi, Al Masirah, menyebutkan setidaknya delapan warga sipil, termasuk dua perempuan, tewas dalam serangan di Provinsi Hodeidah, sekitar 226 km dari Sana'a.

Empat warga sipil lainnya juga tewas dalam serangan di gedung pemerintahan di provinsi Dhamar.

Kantor berita Houthi, Saba, melaporkan, sedikitnya 48 penduduk sipil, termasuk 11 anak-anak, terbunuh dalam 51 serangan udara di Yaman sepanjang Minggu (24/12/2017).

Saba juga menyebutkan, puluhan orang terluka setelah empat serangan udara menargetkan aksi demonstrasi di Distrik Arhab. Mereka memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved