Akses Jalan Menuju Bandara Atung Bungsu Pagaralam Dikeluhkan Penumpang. Ini Masalahnya

Penerbangan Palembang-Pagaralam dan Pagaralam-Palembang sudah ada setiap hari dari Bandara Atung Bungsu tersebut.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Salah satu titik akses jalan menuju Bandara Atung Bungsu Pagaralam yang kondisinya sangat memprihatinkan. Terdapat lubang besar berlumpur yang cukup membayakan pengguna jalan. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Saat ini Bandara Atung Bungsu telah beroperasi setiap hari.

Penerbangan Palembang-Pagaralam dan Pagaralam-Palembang sudah ada setiap hari dari Bandara Atung Bungsu tersebut.

Penerbangan setiap hari sudah berlaku sejak 10 Desember 2017 kemarin dengan maskapai Wings Air.

Bahkan saat ini Wings Air juga membuka penerbangan connecting rute Palembang-Pekanbaru serta Palembang-Padang untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang dari Pagaralam dan kabupaten/kota tetangga.

Meskipun penerbangan sudah rutin setiap hari dan berbagai terobosan terus dilakukan pihak bandara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.

Namun masih ada saja keluhan dari penumpang karena masih ada hal lain yang membuat penumpang tidak nyaman.

Salah satunya yaiti masih adanya jalan yang rusak.

Bahkan ada di beberapa titik menuju Bandara Atung Bungsu yang masih tanah, berlubang serta tergenang air. Akibatnya jalan menjadi berlumpur dan lincin.

Kepala UPTD Bandara Atung Bungsu, Joko Purnomo tak menampik jika hal itu selalu dikeluhkan pengguna jasa penerbangan baik lokal maupun penumpang dari kabupaten tetangga yaitu Lahat dan Empatlawang.

"Mereka sering mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang bahkan berlumpur tersebut," ujar Joko kepada Sripoku.com, Selasa (26/12/2017).

Dikatakan Joko, sangat disayangkan penerbangan dari Bandara Atung Bungsu yang saat ini sudah mulai rutin setiap hari namun masih ada keluhan baik dari penumpang maupun jasa penerbangan seperti antar jemput ke bandara.

"Kita berharap agar dinas terkait turut memperihatinkan hal ini, setidaknya mengambil langkah darurat agar kerusakan tidak bertambah parah," katanya.

Adi Wijaya (39) salah satu penumpang dari Kabupaten Empat Lawang mengatakan, sangat terbantu dengan adanya penerbangan setiap hati dari Bandara Atung Bungsu.

Namun baru kali ini pihaknya mendapati akses jalan menuju ke bandara yang masih berlumpur dan rusak.

"Untuk semuanya sudah bagus semua, tinggal akses jalannya saja dek. Harusnya jalan menuju ke bandara itu mulus dan tanpa hambatan," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved