Ratusan Buruh Lepas PT PMU Segel Kantor Sampai Upah Mereka Dibayar Perusahaan

"Gaji harian kami perorang Rp 125 ribu, sudah dua bulan belum di bayar, kami cuma meminta hak kami kami," kata Visca

Ratusan Buruh Lepas PT PMU Segel Kantor Sampai Upah Mereka Dibayar Perusahaan
TRIBUN SUMSEL/ARIWIBOWO
Buruh kasar seruduk kantor PMU di Jalan Merdeka PALI dan menyegel kantor karena gaji mereka dua bulan belum dibayar. 

SRIPOKU.COM,PALI - Ratusan pekerja harian lepas PT Puncak Mas Utama (PMU) Kabupaten PALI terpaksa menyegel kantor PT PMU yang terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Handyani Mulia, Kecamatan Talang Ubi.

Selain mengeruduk kantor PT PMU selaku pihak pelaksana pemasangan Jaringan Gas (JarGas) di kota Kabupaten PALI Pendopo, ratusan pekerja buruh kasar itu juga menjaga dan menyegel aset PT PMU sebagai jaminan belum dibayar gaji selama dua bulan atau Rp 7 juta.

Seperti dikatakan Visca, pihaknya selalu diiming-iming janji oleh manajemen PT PMU untuk membayar gaji.

Namun kenyataannya, selama dua bulan gaji buruh kasar seperti penggalian tanah dan pemasangan pipa Jargas.

"Gaji harian kami, perorang Rp 125 ribu, dan sudah dua bulan kami belum di bayar gaji, kami cuma meminta hak kami yakni bayar gaji kami," kata Visca di tengah kerumunan pekerja yang mengepung kantor PMU, di akhir pekan ini.

Dikatakan Visca, untuk itu para pekerja secara bergantian menjaga aset atau peralatan Jargas PMU untuk jaminan selama gaji belum di bayar.

"Kami bergantian menjaga kantor dan barang PMU agar tidak dibawa kabur oleh pihak PMU, selama gaji kami belum di bayar," tegas Visca.

Penulis: wartawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved