Fiersa Besari Tak Mau Tandatangan Bukunya yang Disodorkan Penggemar, Ini Alasnnya

"Saya sedih dengan pembajakan buku. Makanya tadi saya tolak kasih tanda tangan supaya pembajakan buku tidak berlanjut" jelasnya.

Fiersa Besari Tak Mau Tandatangan Bukunya yang Disodorkan Penggemar, Ini Alasnnya
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Ada yang sedikit berbeda dari acara promo buku Catatan Juang karya penulis Bandung, Fiersa Besari, di Gramedia World Palembang, Minggu sore, (24/12). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ada yang sedikit berbeda dari acara promo buku Catatan Juang karya penulis Bandung, Fiersa Besari, di Gramedia World Palembang, Minggu sore, (24/12).

Para penggemarnya tampak antusias karena diberikan ruang untuk bertanya tentang proses kreatif penulisan buku.

Tidak hanya itu ia pun membiarkan penggemarnya menanyakan kehidupan pribadi penulis yang juga penyanyi indie ini.

Shinta (27), salah satu penggemarnya pun bertanya tentang perkembangan buku dan konser musiknya. Dia rela datang jauh-jauh dari Jakarta demi datang ke promo buku Fiersa di Palembang.

"Saya dari Jakarta. Saya penggemar penulis ini," ujarnya sambil tersenyum.

Fiersa Besari, yang akrab disapa Bung ini, mengaku senang datang ke Palembang karena melihat animo penggemarnya di kota Pempek ini.

Saat dikonfirmasi tentang pembajakan buku yang marak terjadi, dia mengaku sedih. Dia pun menolak memberikan tandatangan pada buku yang disodorkan oleh penggemarnya.

"Saya sedih dengan pembajakan buku. Makanya tadi saya tolak kasih tanda tangan supaya pembajakan buku tidak berlanjut" jelasnya.

Dia pun menambahkan bahwa untuk menumbuhkan minat baca di Indonesia ia menyarankan agar banyak membaca.

" Baca buku supaya perspektif kita berbeda dan imajinasi berkembang." pungkasnya menutup wawancara. (mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved