Kapolri: Sikat Ormas-ormas yang Lakukan Sweeping dan Tindakan di Luar Kendali

Baik kepolisian, TNI dan dinas terkait akan bersiaga memetakan wilayah rawan, meningkatkan kewaspadaan dan mencegah semua tindak kejahatan

Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Sudarwan
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyatakan penetapan gelar perkara kasus Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/11/2016). Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama murni berdasarkan fakta hukum yang ditemui tim penyelidik. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Suasana mendung dan hujan rintik tidak menyurutkan langkah Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen AM Putranto serta Gubernur Sumatera Selatan yang diwakilkan oleh Sekretaris daerah Nasrun Umar dalam mengecek pasukan apel pada gelaran operasi Lilin Musi di halaman Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017).

Operasi Lilin Musi merupakan agenda yang dilakukan guna menyambut pengamanan perayaan natal dan tahun baru di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam pidatonya Zulkarnain menyampaikan pesan Kapolri Jenderal Polisi Prof Drs Muhammad Tito Karnivian PhD, untuk menyikat ormas-ormas yang melakukan tindakan sweeping dan segala jenis tindakan di luar kendali.

"Kalau terjadi sweeping oleh ormas, tindak secara profesional,” kata mantan Kapolda Riau tersebut.

Kapolda Irjen Pol Drs Zulkarnain menyematkan pita operasi lilin kepada petugas yang akan melaksanakan tugas dari 23 Desember hingga 1 Januari di halaman depan Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017).
Kapolda Irjen Pol Drs Zulkarnain menyematkan pita operasi lilin kepada petugas yang akan melaksanakan tugas dari 23 Desember hingga 1 Januari di halaman depan Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

Selain itu, operasi lilin sendiri akan difokuskan, di terminal, bandara, pelabuhan, pasar, tempat-tempat keramaian, dan objek wisata hingga arus balik.

Hal ini untuk menghindari calo, copet, hipnotis dan lain-lain yang dapat mengganggu masyarakat.

Operasi lilin nantinya akan dilaksanakan dari tanggal 23 Desember hingga 1 Januari mendatang.

Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya melakukan pengecekan barisan apel operasi Lilin Musi di depan halaman Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017) .
Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya melakukan pengecekan barisan apel operasi Lilin Musi di depan halaman Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017) . (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

Baik kepolisian, TNI dan dinas terkait akan bersiaga memetakan wilayah rawan, meningkatkan kewaspadaan dan mencegah semua tindak kejahatan, melakukan pendekatan dengan elemen masyarakat, serta memaksimalkan peran satgas pangan untuk mengontrol harga tetap normal di pasar.

Kapolda Sumsel dan Pangdam terlibat obrolan kecil dengan pasukan gabungan dalam rangka operasi Lilin Musi di depan halaman Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017).
Kapolda Sumsel dan Pangdam terlibat obrolan kecil dengan pasukan gabungan dalam rangka operasi Lilin Musi di depan halaman Mapolda Sumsel, Jumat (22/12/2017). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

Sementara itu selesai apel koordinasi pasukan, Kapolda dan Pangdam beserta kepala dinas terkait melakukan pemusnahan barang bukti senpi, narkotika dan miras yang didapat selama pra-Operasi lilin dari tanggal 1 hingga 14 November 2017.

Pantauan Sripoku.com di Mapo

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen AM Putranto Pangdam serta ketua pengadilan memusnahkan barang bukti miras yang didapatkan saat Pra Operasi Lilin di halaman Polda Sumsel, Jumat (22/12/2017) .
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen AM Putranto Pangdam serta ketua pengadilan memusnahkan barang bukti miras yang didapatkan saat Pra Operasi Lilin di halaman Polda Sumsel, Jumat (22/12/2017) . (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

lda Sumsel barang bukti tersebut dimusnahkan sebanyak 707 pucuk senjata api baik jenis revolver hingga laras panjang, 3,5 kilogram sabu, lalu 2.405 ekstasi serta 3.020 botol miras oplosan dari berbagai wilayah di Sumsel.

Zulkarnain yang diwawancarai setelah acara mengatakan bahwa pengamanan natal dan tahun baru merupakan bentuk kesigapan untuk menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara bersama Sekda Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar serta Pangdam II/Sriwijaya Mayjen AM Putranto melakukan pemusnahan senjata rakitan yang berhasil diamankan baik saat operasi maupun hasil serahan masyarakat, Jumat  (22/12/2017).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara bersama Sekda Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar serta Pangdam II/Sriwijaya Mayjen AM Putranto melakukan pemusnahan senjata rakitan yang berhasil diamankan baik saat operasi maupun hasil serahan masyarakat, Jumat (22/12/2017). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

"Terutama bagi ormas-ormas, kami sudah berkordinasi untuk tidak melakukan sweeping.

Selain itu kami meminta pusat perbelanjaan untuk tidak memaksa kepada pegawainya yang muslim untuk memakai atribut natal, agar tidak menimbulkan polemik," ujarnya.

Sementara AM Putranto menambahkan, TNI akan memback up kepolisian dalam melaksanakan operasi Lilin Musi di wilayah Sumatera Selatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved