Ilegal, Pria ini Didenda dan Dideportasi, Tapi Batal Karena Tubuh Terbakar, Ternyata Sudah Begini
Ternyata pada saat Nimal sedang bekerja seperti biasa pada Februari 2017 lalu, terjadi kebakaran hebat di rumah penduduk disekitar tempat kerjanya.
Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM -- Departemen Imigrasi Korea Selatan belum lama ini memberikan pengecualian terhadap seorang pekerja asal Sri Lanka yang justru melanggar syarat izin tinggalnya di negara tersebut.
Tidak hanya itu, pekerja ini bahkan dianugerahi sebuah tanda ucapan terima kasih dari pemerintah setempat.
Apa yang sebenarnya dilakukan oleh pria ini ?
===
Usut punya usut, ternyata pekerja asal Sri Lanka ini rela menerobos kobaran api di sebuah lokasi kebakaran dan menyelamatkan seorang nenek usia 90 tahun yang hampir tewas dilalap api.
Katabilla Ketiye Ge-Dara Nimal Siri, sosok pria pemberani asal Sri Lanka yang pemberani ini diketahui sudah bekerja di Korea Selatan sejak 2013.
Namun ia belum juga kembali ke negaranya setelah melewati batas waktu izin tinggalnya.
Hal ini karena ia harus terus mengumpulkan uang untuk biaya pengobatan ibunya yang sedang sakit serius.
Nimal yang seharusnya dikenai sanksi denda 10 juta Won atau sekitar 125 juta rupiah karena tinggal secara ilegal, justru membuat pemerintah Korea Selatan menghapus denda sebesar itu.
Pria ini bahkan masih bisa tinggal di Korea Selatan sebagai balasan dari apa yang sudah dilakukannya.

===
Ternyata pada saat Nimal sedang bekerja seperti biasa pada Februari 2017 lalu, terjadi kebakaran hebat di rumah penduduk disekitar tempat kerjanya.
Para penduduknya panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Namun, seorang nenek usia 90 tahun masih terjebak di rumah karena tidak bisa bergerak leluasa.
Melihat itu Nimal tanpa ragu sedikit pun langsung menerobos kobaran api, dan menyelamatkan si nenek.
Namun, meski sang nenek berhasil selamat, Nimal mengalami luka bakar serius di wajahnya.
Selain itu paru-parunya juga terluka karena menghirup udara panas dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
===
Mengetahui cerita ini, tidak sedikit masyarakat Korea Selatan sangat tersentuh dengan tindakan heroik Nimal setelah diliput media setempat.
Sementara itu, perusahaan LG secara khusus menghadiahkan 30 juta won atau sekitar 375 juta rupiah sebagai bentuk penghargaan untuknya, sehingga Nimal bisa membiaya pengobatan yang mahal bagi ibunya di Sri Lanka.
Hal ini bahkan adalah pertama kalinya LG memberikan hadiah serupa kepada warga negara asing.

===
Setelah dirawat di rumah sakit selama sebulan, Nimal akhirnya diizinkan pulang.
Sementara itu sang nenek yang sudah diselamatkan sangat berterima kasih kepada Nimal, bahkan masyarakat desa setempat mengadakan pesta untuknya.
Namun, karena bekerja “secara ilegal”, Nimal mungkin akan menghadapi ancaman deportasi dan hukuman denda.
Untungnya, setelah dipertimbangkan oleh 15 anggota dewan setempat, mereka semua sepakat membatalkan hukuman denda dan sebaliknya justru memberi 10 juta won (Sekitar 125 juta rupiah) sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Nimal.

===
Sekarang Nimal telah kembali ke kampung halamannya, pemerintah Korea Selatan juga mengeluarkan visa medis untuk mengizinkan Nimal menjalani perawatan kembali di Korea Selatan, dan bisa bekerja kembali di Korea Selatan setelah pulih.
Tindakan baik Nimal yang spontan itu memang pantas mendapatkan berkah yang tak terduga.
Dia tanpa ragu sedikit pun telah melakukan sesuatu yang dianggapnya sebagai langkah yang tepat dan benar.
Dan kita juga ikut gembira dengan akhir yang membahagiakan sekaligus mengharukan. (jhn/rp)

===
Sumber : goodtimes.my/EraBaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pria-penyelamat-saat-kebakaran_20171221_155517.jpg)