Buya Menjawab

Bagaimana Niat Berwudhu

Dalam buku Anak Sholih Rajin Berdoa oleh Tim Darul Ilmi Penerbit At-TuQA Yogyakarta cetakan ke-10 2015 halaman 17, doa berwudlu dinyatakan;

Bagaimana Niat Berwudhu
ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Assalamualaikum.Wr.Wb.
BUYA di dalam buku Anak Sholih Rajin Berdoa oleh Tim Darul Ilmi Penerbit At-TuQA Yogyakarta cetakan ke-10 2015 halaman 17, doa berwudlu dinyatakan; "Jika hendak sholat tentu kita harus berwudlu agar sholat kita diterima Allah.

Adapun doa sebelum wudhu adalah: 'BISMILLAHI'. Artinya: 'Dengan menyebut nama Allah'. Yang saya tanyakan Buya, apa sah wudlu seseorang tanpa berniat yang lazim kita lakukan apabila akan berwudlu: NAWAITUL WUDHUA LIROF'IL HADATSIL ASGHORI FARDHOLLILLAHI TA'ALA. Artinya: "Sengaja aku ber wudhu untuk mengangkatkan hadats yang kecil fardhu karena Allah". Terimakasih penjelasannya Buya.
08527305xxxx

Berita Lainnya:  Salah Niat Sholat. Apakah Sholat Saya Sah?

Jawab:
Waalaikum Salam Wr.Wb.
ANANDA, ada perbedaan pendapat dikalangan ulama Fikih tentang niat di dalam berwudhu'; Berdasarkan surah Al-Bayinah ayat 5 Artinya: "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya...(al-Bayyinah, 98:5)

Dan hadits yang sangat populer: INNAMAL A'MAALU BINNIAT Artinya: "Hanya sanya amal perbuatan itu dengan niat.

Sebagian Ulama berpendapat bahwa niat itu menjadi syarat sahnya wudhu'. Mereka yang berpendapat seperti itu adalah; Asy-Syafi'i, Malik, Ahmad, Abu Tsaur dan Daud.

Sedangkan fuqaha' lainnya berpendapat bahwa niat tidak menjadi syarat sahnya wudhu'. Mereka yang berpendapat seperti itu adalah: Abu Hanifah dan ats-Tsauri. (Ibnu Rusyd Bidayatul Mujtahid Vol. I hlm. 12-13)

Mereka yang berpendapat bahwa niat di dalam berwudhu' adalah syarat sahnya wudhu' diperkuat oleh surah al-Maidah ayat 6 Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki..." (al-Maidah,5,6).

Firman Allah Swt. di atas memerintahkan hambaNya apabila mau mengerjakan sholat hendaklah berwudhu'. Sholat adalah Ibadah yang diwajibkan berniat, sebelum ibadah sholat diperintahkan berwudhu', ini menunjukkan bahwa wudhu' adalah juga ibadah yang diwajibkan berniat (Karena Allah). Suatu aktivitas yang tidak di niatkan karena Allah, tidak bernilai ibadah; Sholat saja apabila tidak berniat karena Allah, maka nilai gerakan-gerakan di dalam sholat tersebut hanya senam saja. Haji jika tidak di niatkan karena Allah, maka dia bernilai wisata atau Tamasya saja.

Makanya di dalam ibadah niat itu di dalam hati sedangkan lafaz niat itu sunnat saja.

Bdullah bin Abbas berkata: "Rasulullah Saw. keluar dari kamar kecil (WC) lalu dihidangkan padanya makanan, maka orang-orang bertanya, "Apakah kami bawakan kepadamu air (untuk wudhu?" Jawab Nabi saw.: "Aku hanya diperintah berwudhu' jika akan sholat." (HR.Abu Dawud,Attirmidzi).

Maka menurut ulama yang mewajibkan niat di dalam berwudhu' bahwa perintah; FAGHSILUU WUJUUHAKUM: Basuhlah wajahmu dijadikan dasar hukum wajibnya niat dalam wudhu' untuk sholat sebagaimana juga hadits Nabi yang menyatakan; LIKULLIM RIIN MAA NAWAA; artinya;

"Semua amal perbuatan tergantung pada niatnya dan yang dianggap bagi seseorang hanya yang diniatkan. (Ibnu Katsir Jilid III hlm. 34)

Demikian penjelasan yang ananda tanyakan.

Keterangan:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.
Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost

Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved