Breaking News:

Spanduk dan Reklame di Zona Terlarang Diturunkan

Tanpa pandang bulu, petugas langsung mencopot reklame berbagai produk dan sepanduk yang dipasang bukan pada tempatnya.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Satuan POL PP OKU saat menertibkan spanduk liar yang dipasang bukan pada tempatnya dalam kota Baturaja. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Spanduk dan reklame yang terpasang di zona terlarang diturunkan oleh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Senin (11/12).

Pantauan di lapangan, Kasat Pol PP Agus Salim Ssos MM bersama Kabid Peraturan Perundang-undangan, Hendri menyapu bersih spanduk dan reklame produk yang dipasang bukan pada tempatnya. Tim Bergerak dari jalan A Yani, kawasan pasar atas hingga ke Jalan Lintas Sumatera.

Tanpa pandang bulu, petugas langsung mencopot reklame berbagai produk dan sepanduk yang dipasang bukan pada tempatnya.

Seperti di fasilitas umum,  pohon peneduh,  tembok dan berbagai tempat yang bukan peruntukannya.

Akhir-akhir ini memang mulai marak lagi pemasangan reklame dan sepanduk diluar zona yang sudah ditetapkan.

Bahkan banyak juga reklame atau spanduk yang sudah kedaluarsa masih terpasang, sehingga menjadi urusan petugas Pol PP untuk mencopotnya.

Kondisi ini sangat mengganggu keindahan wajak Kota Baturaja dan menganggu pengendara yang sedang berlalu lalang.

Penertiban reklame ini berdasarkan Perda OKU No 18/2007 Tentang Izin Reklame.

Dikesempatan itu Kasat Pol PP menjelaskan, seperti diatur Perda OKU No 18/2007 Tentang Izin Reklame sudah diatur tempat-tempat yang diizinkan untuk memasang reklame atau spanduk .

Ada ada sepuluh titik kawasan yang ditetapkan sebagai tempat pemasangan reklame.

Diantaranya, simpang tiga Kemelak, perempatan Unbara, pertigaan Air Karang, simpang tiga dekat Hotel AA, simpang tiga Bakung dekat penjahit Media Lintas Sumatera, simpang tiga Tanjung Agung, simpang empat Jembatan Ogan III, simpangtiga Batukuning, Sisi Selatan RSUD Ibnu Sutowo serta dan kawasan Wisma Raja.

Apabila ada reklame atau spanduk yang dipasang diluar zona yang sudah ditentukan itu maka menjadi kewajiban Pol PP untuk menertibkannya.

Apalagi apabila pemasangan dilakukan ditempat fasilitas umum seperti jembatan, tiang bangunan sekolah, maka sudah dipastikan akan diturunkan oleh petugas karena itu melanggar Perda.

Kasat Pol PP Agus Salim Ssos MM melalui Kabid Peraturan Perundang-undangan, Hendri berjanji akan melakukan penertiban spanduk dan reklame secara rutin aga wjah Kota Baturaja terlihat rapi dan bersih.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved