Astagfirullah! Anak Bacok Bapak Kandung, Tapi Masih Pulang ke Rumah Hingga Ditangkap Polisi

Pemuda pengangguran ini mengaku tega membacok ayahnya tersebut karena kesal atas ulah ayahnya yang terus memarahinya.

Astagfirullah! Anak Bacok Bapak Kandung, Tapi Masih Pulang ke Rumah Hingga Ditangkap Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Emong (22), ketika diamankan unit Pidum Polresta Palembang, karena telah membacok ayah kandungnya sendiri. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus anak durhaka kepada orang tuanya kembali terjadi di kota Palembang. Emong (22), warga Jalan Jaya Laksana Kecamatan 3 Ulu Kecamatan SU I, Palembang ini, terpaksa berurusan
dengan polisi karena tega membacok punggung ayah kandungnya sendiri yang bernama Joni Edi Suryono (55).

Atas ulahnya, Emong akhirnya diamankan oleh Unit Pidum Satuan Reskrim Polresta Palembang, saat berada di kediamannya, Rabu (29/11).

Dihadapan petugas, pemuda pengangguran ini mengaku tega membacok ayahnya tersebut karena kesal atas ulah ayahnya yang terus memarahinya.

Joni marah, karena Emong tak memiliki pekerjaan dan selalu meminta uang kepada ayahnya.

"Awalnya, ibu saya yang sering marah-marah.‎ Lama kelamaan, ayah saya jadi ikut marah-marah, jadi saya kesal," kata Emong saat memberikan keterangan di hadapan petugas, Kamis (30/11).

Tak bisa menahan emosi terus dimarahi. Emong mengaku, saat ayahnya tersebut tidur, ia langsung mengambil sebilah pedang, dan langsung membacok punggung ayahnya. Usai melakukan itu, Emongpun langsung
melarikan diri.

"Saya bacok menggunakan pedang tumpul pak, dua kali. Saya tidak tahu lagi keadaan bapak saya itu bagaimana," akunya.

Usai menenangkan diri setelah peristiwa tersebut. Emong mengaku kembali pulang ke rumahnya. "Saya pulang, tidak ada yang marah saat pulang kerumah. saya tidak tahu kalau saya dilaporkan ke polisi juga,"
katanya.

Informasi yang dihimpun, tertangkapnya Emong ini berdasarkan atas kasus pembobolan rumah yang dilakukannya di kawasan Jalan Tembok Batu.

Ketika itu, ia berhasil membawa kabur tiga buah tabung gas elpiji.

"Saya tidak ada uang pak, jadi bobol rumah," katanya lagi

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pelaku pembobolan rumah diamankan berkat adanya laporan korbannya.

Namun, setelah diselidiki ternyata pelaku ini terlibat kasus kejahatan lainnya. "Kita terus kembangkan kasus ini," ungkap Yon.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved