300 Peserta Ikut Rakor Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah. Ini Tujuannya

Peserta perwakilan dari organisasi perangkat daerah, DPRD Sumsel, Pemkab/Pemkot, instansi vertikal, BUMN, BUMD

300 Peserta Ikut Rakor Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah. Ini Tujuannya
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ir H Ucok Hidayat MT menyerahkan Perda pengolaan tata ruang diantaranya diterima Deputi Direktur KELOLA Sendang, David Ardian pada Rakor Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) melalui sosialisasi Peraturan No 11 Tahun 2016 di Hotel Arista, Kamis (30/11/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU COM, PALEMBANG - Sebanyak 300 orang peserta perwakilan dari organisasi perangkat daerah, DPRD Sumsel, Pemkab/Pemkot, instansi vertikal, BUMN, BUMD, swasta, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga mitra pembangunan pemerintah, asosiasi dan organisasi kemasyarakatan mengikuti Rakor Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) melalui sosialisasi Peraturan No 11 Tahun 2016 di Hotel Arista Palembang, Kamis (30/11/2017).

"Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap peraturan rencana tata ruang provinsi.

Terpublikasinya informasi penataan ruang provinsi dan kabupaten/kota melalui sosialisasi dan pengembangan sistem informasi, terintegrasi perencanaan pembangunan antara kabupaten/kota, provinsi dan nasional," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ir H Ucok Hidayat MT.

Dalam upaya pengembangan sistem informasi penataan ruang Pemprov Sumsel bekerjasama dengan KELOLA Sendang membangun SITARUNG (Sistem Informasi Penataan Ruang) Provinsi Sumsel.

Sistem ini dikembangkan sebagai media untuk penyebarluasan informasi tata ruang.

"Zonasi wilayah segala macam yang boleh dibangun atau tidak. Ini daerah kawasan lindung atau tidak.

Ke semuanya itu ditetapkan dalam rencana umum tata ruang wilayah.

Tata ruang daerah. Dasar ini merujuk ke tatata ruang nasional.

Jadi kita jabarkan dari tata ruang nasional ke tata ruang daerah yang disesuaikan dengan nasional kebutuhan-kebutuhan.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved