Sembilan Pasangan Mesum Terjaring Razia Pol PP Palembang. Satu Pasangan Diduga Lesbian

Sejumlah pengunjung yang terkejut mendapati adanya razia tampak panik dan berusaha menghindari petugas.

Sembilan Pasangan Mesum Terjaring Razia Pol PP Palembang. Satu Pasangan Diduga Lesbian
monitorday.com
seks 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak sembilan pasangan mesum berstatus bukan suami-istri terjaring razia cipta kondisi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) kota Palembang, Senin (20/11/2017) malam.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Alex Ferdinandus ini menyasar beberapa titik rawan terjadinya aksi mesum seperti hotel, penginapan dan hiburan malam di kawasan RE Martadinata, Ilir Timur II dan daerah lainnya di Kota Palembang.

Sejumlah pengunjung yang terkejut mendapati adanya razia tampak panik dan berusaha menghindari petugas.

Razia gabungan penyakit masyarakat dilakukan untuk menindaklajuti praktik-praktik prostitusi.

"Dari hasil razia yang terbagi dua tim didapati 20 orang tanpa identitas dan sembilan pasang terjaring di tempat penginapan atau kos-kosan," ujar Ferdinandus, Selasa (21/11/2017).

Beberapa orang terjaring razia oleh Sat Pol PP kota Palembang,  Senin (20/11/2017).
Beberapa orang terjaring razia oleh Sat Pol PP kota Palembang, Senin (20/11/2017). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Ia menjelaskan, kesembilan pasangan yang terkena razia ini diduga melakukan perbuatan asusila.

Bahkan dari hasil razia tersebut didapati ada satu pasangan sesama jenis diduga merupakan lesbian.

"Mereka kita amankan ke kantor dan akan diberikan pengarahan, nanti kita meminta orang tuanya untuk menjemput, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," tegasnya.

Tak hanya pasangan mesum, dalam razia tersebut tim gabungan juga berhasil mengamankan puluhan minuman keras (miras).

Dengan adanya razia oleh Sat Pol PP kota Palembang diharapkan dapat terciptanya kota Palembang yang kondusif.

"Ada juga beberapa mikol turut kita amankan. Razia gabungan ini untuk menekan penyakit masyarakat dalam praktik-praktik prostitusi," bebernya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved