Bela Adiknya, Teman Sesama Tukang Parkir Harus Ribut dan Berakhir Tragis

"Saya tujah diperut sebanyak tiga lobang. Saya dapatkan kabar, setelah ditikam itu korban sempat koma, sekarang tidak tahu lagi kabarnya.

Bela Adiknya, Teman Sesama Tukang Parkir Harus Ribut dan Berakhir Tragis
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Firdaus alias Yek (31), tersangka kasus penusukan yang diintogerasi petugas dan kini diamankan Mapolsek IT II Palembang, Selasa (21/11). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terhitung selama lima bulan menjadi buronan, Firdaus alias Yek (31), juru parkir yang menikam teman seprofesinya, kini diamankan petugas di Mapolsek IT II Palembang.

Yek dibekuk petugas di kediamannya Jalan Veteran Lorong Setia Kawan Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT II Palembang, beberapa waktu yang lalu.

Yek merupakan pelaku penikaman terhadap korban Abdullah hingga sekarat yang terjadi di kawasan Jalan Veteran Kecamatan IT II pada Juli 2017.

"Aku melakukan ini (penikaman) untuk bela adik. Memang korban itu teman sesama juru parkir," ujar Yek, ketika gelar perkara di Mapolsek IT II Palembang, Selasa (21/11).

Dengan ekpsresi raut wajah yang pasrah, Yek mengaku menyesal atas perbuatannya. Dikarenakan pada saat itu dirinya emosi dan kesal lantaran korban mengusir adiknya yang sedang jada parkir di lokasi kejadian.

“Waktu adik saya sedang jaga parkir di lokasi. Datang dia (korban) dan menyuruh adik saya pergi. Karena dia yang ingin jaga, padahal belum waktunya,” ujar Yek.

Sebelum melakukan penusukan, Yek mengakui sempat cekcok dengan korban. Namun korban tetap ngotot untuk jaga parkir.

"Saya tujah diperut sebanyak tiga lobang. Saya dapatkan kabar, setelah ditikam itu korban sempat koma, sekarang tidak tahu lagi kabarnya bagaimana. Saya melarikan diri ke Lampung, selama seminggu dan akhirnya pulang lagi ke Palembang. Saya menyesal," ujarnya.

Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya didampingi Wakapolsek AKP Sujono mengatakan, motif kasus penusukan ini dikarenakan rebutan lahan parkir. Pelaku tidak senang, karena adiknya diusir.

"Tersangka akan dikenakan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. Untuk korbannya sempat mengalami luka yang cukup serius dan kini masih dalam kondisi pemulihan," ujarnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved