Begini Jadinya Jika Ketagihan Main Games Online di Warnet tapi Uang Pas-pasan

Berdalih butuh uang lantaran ketagihan bermain game di warnet, Sarong Sadam alias Derbi Morena (25), nekat mencuri.

Begini Jadinya Jika Ketagihan Main Games Online di Warnet tapi Uang Pas-pasan
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Sarong Sadam alias Derbi Morena, saat diamankan di Polsek Kemuning Palembang karena mencuri sepeda. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berdalih butuh uang lantaran ketagihan bermain game di warnet, Sarong Sadam alias Derbi Morena (25), nekat melakukan pencurian.

Namun yang menjadi target aksi pencuriannya, yakni sepeda yang berada di teras rumah warga dan tidak terkunci. Tercatat Sarong telah melakukan dua kali pencurian sepeda milik warga.

"Saya mencuri sepeda karena untuk main game point blank di warnet. Memang sudah dua kali saya mencuri sepeda di kawasan Seduduk Putih. Sepeda saya jual lewat facebook seharga Rp700 ribu dan yang terakhir belum ada pembelinya," ujar Sarong ketika gelar rilis perkara di Mapolsek IT II Palembang, Minggu (19/11).

Tersangka Sarong yang kesehariannya bekerja sebagai buruh, dibekuk petugas Reskrim Polsek IT II didekat kediamannya Jalan Pipareja Kelurahan Pipareja Kecamatan Kemuning.

Aksi pencurian sepeda dilakukan Sarong di kawasan Jalan Seduduk Putih Kelurahan 8 Ilir Kecamatan IT II Palembang, Jumat (20/10) dini hari.

"Memang kalau mau mencuri sepeda, saya jalan kaki dari rumah. Waktu mau curi sepeda, saya lihat kondisi sekitar dulu. Bahkan butuh waktu dua jam lebih untuk menunggu suasananya sepi," ujarnya.

Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya didampingi Wakapolsek AKP Sujono mengatakan, tersangka hingga kini masih dalam pemeriksaan petugas.

Berdasarkan pengakuan tersangka, memang sudah dua kali melakukan pencurian sepeda. Namun petugas masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk pengembangan kasusnya.

"Tersangka mengakui hanya sendirian dalam melancarkan aksinya. Tersangka sudah diamankan berikut barang bukti sepeda. Tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP yakni curat (pencurian dengan pemberatan) dengan ancaman kurungan penjara lima tahun," ujarnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved