Breaking News:

Pria di Thailand Tewas, Setelah Nyalakan 3 Kipas Angin saat Gerah

Seorang pria yang diketahui bernama Sobthawee Boonkua asal Bangkok harus meninggal karena hipotermia

Penulis: Budi Darmawan | Editor: Budi Darmawan

 SRIPOKU.COM - Untuk mengurangi rasa kegerahan selagi udara di luar panas, tentunya kita akan segera menyalakan kipas angina atau AC.

Sesudah terasa sedikit sejuk, rasa kantuk pun tidak bisa dicegah.

Seorang pria yang diketahui bernama Sobthawee Boonkua asal Bangkok harus meninggal karena hipotermia.

dikutip dari wikipedia , Hipotermia sendiri memiliki pengertian  adalah suatu kondisi di mana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C.

Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 °C.

Hal semacam ini dikarenakan oleh tiga kipas yang dinyalakan sekaligus untuk menemani dia tidur, seperti dilansir AsiaOne Senin, (6/11/2017)

Pria ini menyalakan kipas angin sebelum tidur pada Kamis (2/11) malam waktu setempat.

Akan tetapi, pada pagi hari suhu di Distrik Muang, Chaiyaphum, mengalami penurunan. Hingga terjadilah satu tragedi yang fatal. Ia tewas kedinginan.

Setelah jasad pria berusia 44 tahun tersebut ditemukan di rumah keluarganya di Tambon Nai Muang, Kepala Polisi Thanasit Apiboonworaset dari Distrik Muang Chaiyaphum, bersama dengan petugas medis serta petugas darurat menyisir tempat peristiwa pada pukul 8.30 pagi, waktu setempat.

Kakak laki-laki dari korban, Saravuth Boonkua menyebutkan kalau adiknya tengah tinggal di rumahnya untuk merawat ibu mereka, Udom Boonkua, yang berusia 86 tahun.

Dia juga menuturkan, Sobthawee dalam kondisi sehat, tidur dengan tiga kipas angin menyala dan menghadap langsung kepadanya. Sobthawee tidak tahu bila suhu udara bisa mengalami penurunan waktu malam hari di Chaiyaphum.

Petugas medis yang bekerja menyampaikan kalau Sobthawee wafat terserang hipotermia karena tubuhnya tidak dapat menyesuaikan suhu yang mendadak jadi dingin dan menjadi kaget karenanya.

Keluarga telah menerima kepergian Sobthawee serta akan membawa jasadnya untuk upacara keagamaan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved