Ini Penampakan Hembuskan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter dan Letusan Freatik yang Bikin Panik

Letusan freatik tersebut GAD menghembuskan abu vulkanik setinggi 1.000 meter. Akibatnya dua desa yang ada di kawasan Dempo Utara

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Hendra Kusuma
IST/FORPA
ABU VULKANIK : Tampak bumbungan abu Vulkanik dari kawah Gunung Api Dempo (GAD) setinggi 1.000 meter. Akibatnya kawasan Dempo Utara terkena hujan Abu Vulkanik, kejadian Kamis (9/11/2017) pukul 17.00 WIB. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM--Sejak ditetapkannya status Gunung Api Dempo (GAD) dari level I yaitu Aktif Normal menjadi Level II Waspada beberapa bulan lalu, baru kali ini gunung tersebut menunjukan aktivitasnya. Pada Kamis (9/11) sekitar pukul 17.00 WIB, GAD mengeluarkan letusan freatik yang terekam seismograf.

Letusan freatik tersebut GAD menghembuskan abu vulkanik setinggi 1.000 meter. Akibatnya dua desa yang ada di kawasan Dempo Utara yaitu Gunung Agung Paoh dan Kerinjing dilanda hujan abu vulkanik.

Informasi yang dihimpun Sripo, Kamis (9/11) menyebutkan, berdasarkan rekaman alat siesmograf di Pos Pemantau GAD memang tercatat ada letusan freatik yang terjadi.

Namun letusan tetsebut tidak menyebabkan adanya gempa hal ini tampak dari alat siesmograf baik yang manual maupun digital.

Petugas Pos Pemantau GAD, Megi saat dikonfirmasi Sripo membenarkan kejadian tersebut. Bahkan hal itu terlihat dari alat siesmograf.

"Benar Pak, sekitar pukul 17.00 WIB tadi ada letusan freaktik di kawah GAD. Bahkan letusan tersebut menyebabkan adanya bumbungan abu vulkanik setinggi 1.000 meter," ujarnya.

Patung senjata Khas Kota Pagaralam, Kuduk Betelogh yang ada di kawasan Dempo Park menjadi pusat perhatian pengunjung, Minggu (29/10/2017).
Patung senjata Khas Kota Pagaralam, Kuduk Betelogh yang ada di kawasan Dempo Park menjadi pusat perhatian pengunjung, Minggu (29/10/2017). (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN)

"Kita sudah konfirmasi hal ini ke kantor pusat di Bandung. Mereka membenarkan bahwa ada letusan tersebut. Bahkan dari informasi warga memang ada warga yang melihat kepulan asap membumbung tinggi kearah langit keluar dari kawah GAD," jelasnya.

Sementara Ari (41), warga Gunung Agung Paoh membenarkan jika dikawasan rumahnya ada hujan abu.

Bahkan warga juga melihat langsung adanya bumbungan asap tebal keluar dari kawah GAD.

"Benar ini ada hujan abu, kami yakin ini dari gunung dempo. Karena tadi sore kami melihat langsung ada kepulan asap diatas kawah dempo," tegasnya.

Masih Dipantau

Sejauh ini, kata dia, belum ada laporan dampak kejadian itu. Abu vulkanik terbawa angin ke arah selatan Pagaralam. "Belum ada, evakuasi juga tidak dilakukan karena tidak membahayakan. Situasi sekarang masih normal," ujarnya.

Menurut dia, Gunung Api Dempo meletus terakhir kali terjadi April 2017. Hal itulah membuat statusnya naik dari normal menjadi waspada level dua.

"Untuk perkembangan statusnya kita lihat besok (hari ini), apa naik lagi atau tidak. Tapi sekarang kayaknya cuma abu saja," jelasnya.

Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved