Polisi Undercover Lucuti Terduga Pengedar dan Pembeli Sabu di OKI

Selain mengamankan tersangka Riki Saputra dan barang bukti berupa 27 paket diduga narkotika jenis sabu seberat 2.30 gram, uang Rp100.000

Polisi Undercover Lucuti Terduga Pengedar dan Pembeli Sabu di OKI
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kasat Narkoba Polres OKI, AKP Herri Usman membeberkan barang bukti milik tersangka pengedar dan pembeli sabu, Kamis (9/11/2017) 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ilir (OKI) semakin gencar dilucuti.

Terbukti, dua pengedar dan seorang pembeli berhasil diamankan polisi undecover dari Satresnarkoba Polres OKI pimpinan AKP Herry Usman, Kamis (9/11/2017).

Kedua pengedar dimaksud yakni Riki Saputra (25), warga Desa Riding, Kecamatan Pangkalan Lampam dan pembelinya bernama Sadad (40), warga Desa Riding, Kecamatan Pangkalan Lampam OKI.

Dan Abdul Kadir alias Abah (48) warga Desa Supkaraja, Kecamatan SP Padang.

Penangkapan berawal ketika Satres Narkoba Polres OKI mendapat informasi bahwa ada seseorang yang sering melakukan transaksi narkoba di kediaman tersangka dan juga dijadikan tempat untuk pesta narkoba.

Setelah melakukan penyelidikan dan mengetahui ciri-ciri pelaku, polisi langsung melakukan penggerebekan.

Selain mengamankan tersangka Riki Saputra dan barang bukti berupa 27 paket diduga narkotika jenis sabu seberat 2.30 gram, uang Rp100.000 dan 3 alat isap sabu, polisi juga mengamankan warga setempat bernama Sadad, yang saat itu hendak memakai sabu di kediaman tersangka.

Di lokasi berbeda, jajaran Polsek Air Sugihan menangkap tersangka Abdul Kadir, warga Desa Sukaraja, Kecamatan SP Padang, saat bertransaksi Narkoba jenis Sabu di Dusun Sungai Baung, Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan OKI, dengan barang bukti satu paket kecil sabu.

Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto SH MH didampingi Kasat Res Narkoba, AKP Herry Usman menegaskan, pihaknya tidak main-main dalam membrantas peredaran Narkoba ini.

"Dalam sepekan ini sudah 5 kasus pengungkapan Narkoba yang kita lakukan," kata Kapolres.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat OKI untuk tidak takut memberikan informasi jika mengetahui ada kegiatan pesta narkoba maupun peredarannya.

"Sekecil apapun informasinya pasti akan kita tindaklanjut, sebab Narkoba ini telah merusak generasi penerus bangsa sehingga harus diberantas habis," tegasnya.

Sementara itu, Riki mengaku, kalau sabu-sabu yang telah dibungkus, paket kecil-kecil itu akan diedarkan di wilayah Desa Riding.

"Belum sempat dijual, kalau kawan yang datang ke rumah sekedar main saja," ujar Riki.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved