Pacaran Lima Tahun, Setelah Menikah Beberapa Bulan Pria ini Malah Diselingkuhi Istri
Lamanya pacaran tidak menjamin hubungan pernikahan seseorang akan aman dari perselingkuhan dan permasalahan rumah tangga lainnya
Penulis: Siti Olisa | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM -- Lamanya pacaran tidak menjamin hubungan pernikahan seseorang akan aman dari perselingkuhan dan permasalahan rumah tangga lainnya.
Seperti yang dikisahkan oleh Abdaresta Irant melalui sebuah blog.
"Seorang pria berinisial M memutuskan menikah dengan pasangannya setelah berpacaran selama lima tahun. Pernikahannya terjadi pada Februari 2014 lalu, pada awal pernikahan, kehidupan rumah tangganya sangat bahagia.
Setelah menikah istrinya memutuskan untuk bekerja ndan berhasil mendapatkan pekerjaan di salah satu perusahaan yang pekerjanya mayoritas adalah laki-laki.
Tidak hanya mendapatkan pekerjaan gaji yang diterima istri M juga lebih tinggi dibandingkan suaminya
Sejak saat itulah istri M mulai berubah, sering pulang malam dan alasannya kerja lembur. Awalnya M maklum dengan alasan yang diberikan oleh istrinya, karena mungkin memang tuntutan perusahaanya seperti itu.
Namun kecurigaan M mulai muncul, lantaran sang istri memberikan alasan yang sama setiap hari, lembur.
Karena kesibukannya bekerja, Istri M mulai membangkang, saat disuruh membereskan rumah alasannya capek kerja, akibatnya pekerjaan rumah pun mulai terbengkalai dan M terpaksa membereskan rumahnya.
Suatu hari M mengatakan kepada istrinya agar berhenti bekerja, karena dirinya masih mampu menafkahinya meskipun dengan gaji pas-pasan.
Namun sang istri justru menjawab "Emang gaji kamu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup berdua, makan sendiri aja masih kurang,".
Meskipun sikap sang istri mulai kasar, namun M tetap bisa menerima, namun sikap sang istri semakin hari semakin aneh.
Pernah suatu hari, saat istri M ulang tahun, M mengajak jalan istri untuk merayakan ulang tahunnya, namun sang istri menolak dengan alasan ada acara dengan teman-temannya.
Istrinya juga sudah mulai menolak M untuk melakukan hubungan suami istri dengan alasan capek, kecurigaannya semakin menjadi karena sikap sang istri.
Untuk menjawab rasa penasarannya, M membuka handphone istrinya saat istrinya terlelap.
Saat membuka handphone, M menemukan kontak yang diberi nama "My Pacar" dan ada juga pesan-pesan mesra dari kontak tersebut.
Kemudian sang suami menanyakan langsung pada istrinya..
S: De kamu SMS-an sama siapa kok mesra banget?
I: Siapa sih, orang temen
S: Masa temen mesra banget kata-katanya?
I: Gak percaya ya udah
S: Gak mungkin, pasti ada sesuatunya
I: Udah ahh capek dituduh terus.
Dari situ mereka bertengkar hebat. akan tetapi istri tidak juga sadar bahkan makin menjadi SMSan dengan pria tersebut.
Keesokan harinya sang istri meminta agar ia menceriakannya dan suaminya shock mendengar istrinya berberbicara seperti itu.
S: "Kenapa kamu bilang seperti itu? Apa ada laki-laki lain?
I : "Aku gak cinta sama kamu dari pada diterusin malah gak nyaman dan aq merasa berdosa.
Sang suami tercengang dan sedih kenapa sang istri seperti itu.
Hampir tiap hari sang istri mengajak cerai sang suami, suamipun merasa jengah akhirny suamipun menceritakan hal tersebut kepada sang mertua kalau anaknya ingin pisah.
mertuapun menjawab "Sabar dulu, cari dulu masalahnya apa penyebabnya,". Suami pun memlih sabar, namun istrinya juga tidak berubah.
Pernah pada suatu hari pas hari libur mereka nginap dirumah mertua, waktu itu pas ada pasar malam dekat rumahnya, mereka pun jalan kepasar malam tersebut.
Disitu ada kejadian aneh yg tak disangka-sangka awalnya sang istri minta difotoin dengan handphonenya, alangkah terkejutnya sang suami saat melihat ada SMS masuk yang isinya"udah bilang belum yank ama mama kamu tentang minta cerai"
Tak lama suami mengajaknya pulang dan menceritakan hal tersebut dengan ibu mertua, namun sang istri dengan lantang menjawab dirinya memang ingin bercerai.
Akhirnya sang suami pulang dan sesampainya dirumah suami pun berdoa pada agar diberikan yang terbaik untuk rumah tangganya.
Keesokan harinya, suami datang lagi ke rumah mertua untuk mengatakan bahwa dia akan menceraikan istrinya.
Mertuannya pun menjawab "Yaudah kalo memang itu keputusannya ibu gak bisa apa-apa. Yaudah biar cepat diurus surat-suratnya biar cepet kelar masalahnya,"
Dengar jawaban itu sang suami merasa heran. dan tak lama sang suami berpamitan pulang untuk menceritakan hal tersebut kepada keluarganya.
Sejak saat itu mereka mulai pisah ranjang dan sampai pada waktunya sang istri menanyakan "kapan kamu urus surat perceraiannya" sang suami menjawab"secepatnya!!sang istripun terdiam.
Pada hari pengurusan akte cerai tersebut sang suami bermaksud minta bantuan dana untuk ngurus akte cerai, namun istri tidak percaya dan mengadukan hal tersebut kepada ibunya.
Hari berganti hari, akte cerai pun jadi, dan resmilah mereka bercerai.
Setelah kejadian itu merekapun putus kontak sampai pada suatu hari hp si M berbunyi tanda ada pesan masuk. si M terkejut karena pesan itu datang dari mantan istrinya dulu.
Isinya "Ass. gmn kbar? aku kangen bareng,kngen shopping bareng,kngen jalan2 bareng"tapi si M tidak merespon karena merasa sudah terlalu sakit.
Dan tak lama lagi hp si M berbunyi lagi dan pesan baru pun masuk,yang tak lain dari mantan istrinya yang isinya" aku minta maaf aku nyesel tpi kyaknya kamu ga mau ya ama aku lagi"si M pun tak respon sedikitpun.
Dan begitulah cerita yang saya dapet dari nara sumbernya langsung. dan semoga cerita di atas bisa jadi gambaran para pembaca bahwa kita jangan sampai mengalami hal-hal yang seperti itu. dan lebih selektif dalam memilih pasangan hidup."
Berdasarkan cerita di atas, ada banyak pesan moral yang bisa dipetik ibrahnya, nahwa pacaran lama tidak menjamin pasangan kita akan setia, harus pandai mengendalikan nafsu jangan mudah tergoda dengan pria/wamita lain, jangan mudah meminta cerai karena penyesalan selalu datang belakangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/selingkuh1_20171030_164552.jpg)