PT KAI Sosialisasi Penertiban Penggunaan Aset di Ring I

Warga yang diundang adalah warga yang menempati aset tanah di luar rumah dinas yang umumnya masih keluarga besar (keturunan) pensiunan karyawan

PT KAI  Sosialisasi Penertiban Penggunaan Aset di Ring I
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Senior Manager Penjagaan dan Penguasaan Aset PT KAI EVP Divre IV Tanjungkarang Arif Nurul Falah saat sosialisasi penertiban penggunaan aset milik PT KAI kepada warga ring I Wilayah Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur OKU. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan sosialisasi tentang penertiban penggunaan aset milik PT KAI kepada warga ring I, acara dipusatkan di Wisma Raja Baturaja, Rabu (1/11/2017).

Warga yang diundang khususnya warga ring 1 Stasiun Baturaja RT 15, 16 dan 17 RW 05 Keluarahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komring Ulu Provinsi Sumatera Selatan.

Warga yang diundang adalah warga yang menempati aset tanah di luar rumah dinas yang umumnya masih keluarga besar (keturunan) pensiunan karyawan yang sudah menghuni puluhan tahun.

Sosialisasi penertiban Penggunaan Aset PT KAI ini dihadiri langsung oleh Senior Manager Penjagaan dan Penguasaan Aset PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Arif Nurul Falah, Manager Humas Franoto Wibowo, Manager Pengamanan Objek Vital Lelkol (Purn) Mualimin. Kepala Stasiun Baturaja Syaiful Bahri.

Senior Manager Penjagaan dan Penguasaan Aset PT KAI EVP Divre IV Tanjungkarang, Arif Nurul Falah.
Senior Manager Penjagaan dan Penguasaan Aset PT KAI EVP Divre IV Tanjungkarang, Arif Nurul Falah. (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

Di hadapan warga pengguna aset milik PT KAI, Senior Manager Penjagaan dan Penguasaan Aset PT KAI Divre IV Tanjungkarang menjelaskan pada prinsipnya pihaknya hanya melakukan penertiban dan pendataan aset PT KAI yang muaranya kepada penjagaan , pensertifikasi dan pengusahaan seperti diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor : PER-13/MBU/09/2014 Tanggal 10 September 2014 Tentang Pedoman Pedanyagunaan set tetao Badan Usaha Milik Negara.

Dikatakan Arif, tahap awal tanah milik PT KAI sudah diukur bekerjasama dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional), selanjutnya dilakukan sosialisasi kepada warga, selanjutnya PT KAI akan menerapkan sewa keada warga dengan tetap mempertimbangkan beberapa komponen meliputi kegunaan, NJOP, posisi tanah, serta luas yan dimanfaatkan.

“Kita berharap secepatnya teralisasi’ kata Arif seraya menambahkan penertiban ini agar tidak ada pembiaran aset, karena diawasi oleh KPK maupun BPK.

Pertemuan antara warga dan pihak PT KAI ini juga memberi peluang tanya jawab bagi warga, salah satu perwakilan warga Samsul mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada PT KAI yang sudah memberikan kesempatan menempati tanah milik PT KAI.

Namun warga berharap pihak PT KAI menerapkan sewa yang terjangkau.

”Kita semua diruangan ini keluarga pensiunan karyawan PT KAI, tolong sewanya jagan mahal-mahal,” pinta Samsul seraya menambahkan dirinya juga anak salah seorang pensiunan masinis Kereta Api.

Di kesempatan itu Arif Nurul Falah menjelaskan, kebijakan restrukturisasi di tubuh PT KAI, kemudian melahirkan salah satu direktorat untuk lebih fokus mengurusi aset non produksi milik PT KAI yang selama ini lepas dari pengawasan dan penjagaan.

Direktorat itu adalah Direktorat Pengelolaan Aset Non Railways.

Dijelaskan Arif, pihaknya berkewajiban menjalankan apa yang menjadi tugas utamanya.

Tugas utama itu, meliputi penertiban, sertifikasi dan penjagaan aset ditambah dengan tugas ekstra mencakup seluruh aset termasuk bangunan yang mempunyai nilai sejarah.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved