Kebersamaan

Menumbuhkan Kebersamaan dengan Empati, Effeknya Luaar Biasa

Kedahsyatan kata-kata kebersamaan memviral, heboh dan popular dalam rethorika kalangan birokrat dan politisi, serta insititusi masyarakat lainnya.

Menumbuhkan Kebersamaan dengan Empati, Effeknya Luaar Biasa
ist
Gusjandjara Arni

Menumbuhkan Kebersamaan dengan Empati

Oleh Gusjandjara Arni

Dosen UMP /Prodi Penyiaran Komunikasi Islam

Kedahsyatan kata-kata kebersamaan memviral, heboh dan popular dalam rethorika kalangan birokrat dan politisi, serta insititusi masyarakat lainnya.

Seakan menggerus, mengancam NKRI tanpa "kebersamaan".

Salah satu wujud Kebersamaan yang diampilkasikan  dengan  foto bersama
Salah satu wujud Kebersamaan yang diampilkasikan dengan foto bersama (IST)

Dalam konteks kebersamaan, yakni terjadinya interaksi saling mempengaruhi antar individu, tiada keterbatasan asal usul kafasitas manusia dan profesinya.

Semua unsur terakomodasikan dalam fitrah manusia yang ketergantungan, membutuhkan manusia lainnya dalam mempertahankan dan memenuhi kebutuhan hidup.

Kebutuhan tersebut berupa sandang, pangan dan papan.

Surat Al Hujurat 49:13, "Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal (kebersamaan dengan interaksi).Kebersamaan artinya menempatkan diri dalam arti kata menyadari akan posisi yang diduduki dalam strata kehidupan, baik sebagai orangtua, pejabat, politisi, mahasiswa serta profesi lainnya. Bertindak bersikap tanpa menghilangkan, menghina, melecehkan, merendahkan nilai martabat manusia. Dalam bahasa lain disebut "

Empaty --yaitu mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain."

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved