Penelitian Terbaru, Migrain adalah Cara Tubuh Melindungi Otak

Di seluruh dunia, ada lebih dari satu miliar orang, atau sekitar 14 persen populasi dunia yang mengalami migrain.

Penelitian Terbaru, Migrain adalah Cara Tubuh Melindungi Otak
Klikdokter
Ilustrasi.

SRIPOKU.COM - Sering mengalami migrain? Tenang saja, Anda tidak sendirian. Di seluruh dunia, ada lebih dari satu miliar orang, atau sekitar 14 persen populasi dunia yang mengalami migrain.

Berita Lainnya:  7 Bahan Alami Ini Ampuh Obati Sakit Kepala Sebelah

Di Amerika Serikat sendiri, ada 37 juta penderita migrain yang menyebabkan kerugian sekitar 36 miliar dollar pada ekonomi AS setiap tahunnya.

Terkait dari mana penyebab migrain, selama ini ada dua teori yang berlaku. Pertama, migrain disebabkan oleh sesuatu yang menyebabkan pembuluh darah di kepala menyempit. Hal ini menyebabkan iskemia otak atau suplai darah yang tidak mencukupi. Teori kedua, ada gangguan listrik pada otak.

Namun, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan oleh Dr Jonathan M Borkum dari Universitas Maine, Agusta, di jurnal Headache malah mengungkapkan fakta baru yang berbeda dari dua teori sebelumnya.

Dia mengungkap bahwa migrain merupakan mekanisme perlindungan untuk menangkal stres oksidatif. Hal ini membantu otak untuk melindungi dan memperbaiki dirinya sendiri, serta melindungi dari penurunan fungsional otak.

Seperti dikutip dari Big Think, Selasa (24/10/2017), Borkum berkata bahwa untuk memahami stres oksidatif, Anda harus paham radikal bebas terlebih dahulu.

Dia menyebut, radikal bebas merupakan molekul yang merusak tubuh dan merupakan hasil dari proses metabolisme tertentu. Molekul sarat oksigen ini memiliki satu atau lebih elektron yang tidak rusak.

Untungnya, antioksidan menetralkan radikal bebas. "Oleh sebab itu, sangat penting memasukkan zat ini pada makanan," ujar Borkum.

Nah, penumpukan radikal bebas inilah yang menyebabkan stres oksidatif, dan dapat merusak tubuh.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved