Lewati Badai Hingga Angin Kencang Begini Perjuangan PLN WS2JB Terangi Pulau Terluar Enggano

Sejak PLN hadir di Pulau Enggano Agustus 2016 lalu, sebagian masyarakat sudah menikmati listrik yang menerangi rumah-rumah mereka

Lewati Badai Hingga Angin Kencang Begini Perjuangan PLN WS2JB Terangi Pulau Terluar Enggano
SRIPOKU.COM/ Yandi Triansyah
GM PLN WS2JB, Daryono, meresmikan listrik pulau terluar Enggano, Selasa (24/10/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, ENGGANO - PT PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi Bengkulu (WS2JB) akhirnya melistriki pulau terluar di Pulau Enggano Bengkulu.

Hal ini dipastikan dengan hadirnya tambahan dua mesin pembangkit bermesin diesel masing-masing sebesar 500 kilo Watt (kW) di sana.

PLN juga membangun jaringan listrik tegangan menengah sepanjang 36 kilometer sirkit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 21 kms serta 16 gardu distribusi total kapasitas 50 kilo Volt Ampere (kVA).

Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto mengatakan bahwa penambahan mesin dan jaringan ini mampu melistriki enam desa dengan potensi 879 pelanggan rumah tangga yang ada.

GM PLN WS2JB, Daryono, meresmikan listrik pulau terluar Enggano,  Selasa (24/10/2017).
GM PLN WS2JB, Daryono, meresmikan listrik pulau terluar Enggano, Selasa (24/10/2017). (FOTO: Yandi Triansyah)

“Sejak PLN hadir di Pulau Enggano Agustus 2016 lalu, sebagian masyarakat sudah menikmati listrik yang menerangi rumah-rumah mereka, namun belum seluruh desa dari 6 desa yang ada yang sudah menikmati listrik.

Baru desa Malakoni dan desa Apoho di Pulau Enggano dengan total 162 pelanggan yang sebelumnya sudah bisa menikmati listrik PLN,” jelas Wiluyo. (Selasa (24/10/2017).

Pulau Enggano merupakan salah satu dari 111 pulau terluar di Indonesia yang dipilih menjadi
program Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk mendukung pembangunan
infrastruktur dan memperbaiki layanan publik di daerah PPKT.

Sekarang ini, Kementerian ESDM telah merencanakan Program Indonesia Terang (PIT).

Program ini merupakan bagian dari program kelistrikan 35 ribu MW yang telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

Halaman
123
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved