Breaking News:

Sulaiman Temukan Pamannya Tergeletak Bersimbah Darah tak Bernyawa

Aku panggil dia pak cukup kencang tapi dak ada balasan sama sekali. Lalu saya kelilingi mobilnya ternyata dia terlentang

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Polisi mengidentifikasi jasad Tahar, korban pembunuhan. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dengan penuh luka di sekujur tubuh.

Diketahui korban pembunuhan tersebut bernama Tahar bin Mat Uwos (45) warga Dusun 3 Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Muba, yang ditemukan tewas tergeletak, Sabtu (21/10/2017) sekitar pukul 07.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad Tahar pertama kali ditemukan oleh keponakannya Sulaiman bin Zainudin yang saat itu hendak berangkat menuju kebun.

Pada saat dalam perjalanan menuju kebun dengan berjalan kaki, Sulaiman melihat sebuah mobil dari kejauhan yang tampaknya tak asing bagi dirinya.

"Saya mau ke kebun, waktu dalam perjalanan saya melihat mobil Pick Up Daihatsu Gran Max, saya kenal mobil itu ketika didekati ternyata benar mobil milik paman saya dengan BG 9196 ND," kata Sulaiman.

Melihat ada yang tidak beres, dikarenakan pintu mobil terbuka Sulaiman mencoba memanggil Tahar beberapa kali dengan suara yang kencang.

Tapi panggilan tersebut tidak ada balasan sama sekali dari Tahar setelah sekian kaki dipanggil dengan suara yang cukup kencang.

"Aku panggil dia pak cukup kencang tapi dak ada balasan sama sekali. Lalu saya kelilingi mobilnya ternyata dia terlentang dengan penuh luka dan tidak bernyawa," ujarnya.

Melihat pamannya yang penuh luka dan dalam keadaan telah meninggal dunia dengan luka robek pada dahi dan luka robek pada dagu, serta luka memar pd leher, sontak Sulaiman mengadukan hal yang terjadi kepada pihak Polsek Keluang.

"Saya berharap pelaku cepat ditangkap karena telah menghilangkan nyawa orang," tegasnya.

Kapolsek Keluang Iptu Sapta Eka Yanto SH MSi, membenarkan bahwa pihanya telah menerima laporan terkait penemuan sesosok mayat laki-laki dengan penuh luka disebuah perkebunan kelapa sawit.

Mendapatkan laporan tersebut pihaknya langsung menerjunkan tim utuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Tim sudah kita terjunkan untuk melakukan identifikasi dan olah TKP, dari hasi identifikasi sementara korban meninggal dunia dikarenakan dibunuh," kata Sapta.

Setelah dilakukan identifikasi pihaknya membawa jasad Tahar ke RSUD Sekayu untuk dilakukan visum.

Dari peristiwa tersebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, 1 unit mobil Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi BG 9196 ND dan bak berisi 2 Tedmond dalam keadaan kosong, 3 batang kayu bulat panjang sekitar 1 Meter, 1 unit HP ADVAN berwarna Gold, 1 Pasang Sendal Jepit Warna Orange, 1 Pasang Sendal Jepit Merk IRSOE Warna Hitam, 1 buah tas berisi pakaian korban.

"Pemeriksaan saksi-saksi sudah kita lakukan, untuk informasi siapa pelaku yang tega melakukan pembunuhan sudah kita kantongi. Saat masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved