Melukis Bersama Mas Dibyo, 9 Pelukis Palembang Diajak Pameran di Bakrie Tower

"Pertama kali di Pulau Sumatera terkhususnya Palembang, dan saya terkejut dengan antusiasme pelukis di sini sangat besar," ujar Dibyo.

Penulis: Panji Maulana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA
Kegiatan melukis bersama Mas Dibyo, seorang maestro lukis asal Jogjakarta, di Graha Budaya Jakabaring Palembang, Sabtu (21/10/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Panji Maulana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam rangka menperingati 35 tahun berkesenian yang dilaksanakan di Graha Budaya Jakabaring Palembang, digelar acara melukis bersama Mas Dibyo, seorang maestro lukis asal Jogjakarta, Sabtu (21/10/2017).

Kegiatan yang diikuti oleh 65 pelukis ini ternyata tak hanya mengundang para seniman seni lukis akan tetapi juga banyak pelajar maupun mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini.

Saat ditemui Sripoku.com, Mas Dibyo mengatakan bahwa kegiatan ini adalah yang pertama di luar Pulau Jawa.

"Pertama kali di Pulau Sumatera terkhususnya Palembang, dan saya terkejut dengan antusiasme pelukis di sini sangat besar," ujar Dibyo.

Mas Dibyo, seorang maestro lukis asal Jogjakarta
Mas Dibyo, seorang maestro lukis asal Jogjakarta (SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA)

Dalam rangka menemukan ciri khas lukisan dari setiap pelukis, Mas Dibyo meminta semua pelukis untuk membuat sebuah hasil karya yang nantinya akan dinilai dan diajak ke Jakarta untuk pameran.

"Pelukis di Palembang ini memiliki potensi yang lebih. Nanti bakal kita pilih sekitar 9 orang yang akan kita ajak ke Jakarta untuk memamerkan hasil karya mereka di Bakrie Tower," ujar Dibyo.

Alhasil, salah satu lukisan yang dipamerkan di Graha Budaya Jakabaring ternyata menggaet hati salah satu pengunjung dan dibawa pulang dengan harga 10 juta rupiah.

Kegiatan melukis bersama Mas Dibyo, seorang maestro lukis asal Jogjakarta, di Graha Budaya Jakabaring Palembang, Sabtu (21/10/2017).
Kegiatan melukis bersama Mas Dibyo, seorang maestro lukis asal Jogjakarta, di Graha Budaya Jakabaring Palembang, Sabtu (21/10/2017). (SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA)

Kegiatan ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi pelukis pemula.

Seperti halnya gadis cantik bernama Putri Dini Wahyu (20) jurusan FKIP Sendratasik ini, ia mengatakan ini adalah kali pertamanya mencoba bidang seni lukis.

"Ini pertama kalinya, namun asyik. Saya memang mengambil jurusan seni dan saya harap ini akan menjadi titik awal bagi saya untuk terus berkarya," ujar Dini.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved