Kandi Tikam Ponaannya Satu Kali Tapi di Bagian Dada, Katanya Membela Diri Karena Diserang

"dia jatuh pak, saya panik dan langsung berteriak minta tolong, agar warga mengantarnya ke rumah sakit. Karena dia masih keponakan saya pak,"

Kandi Tikam Ponaannya Satu Kali Tapi di Bagian Dada, Katanya Membela Diri Karena Diserang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kandi (39), pelaku pembunuhan keponakan sendiri berhasil diamankan unit Pidana Umum Polresta Palembang, tadi malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran ulahnya sendiri, Kandi (39), warga Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang ini, harus menjalani hari-harinya dibalik jeruji besi.

Kandi ditangkap polisi, setelah membunuh keponakannya sendiri, Bastari (30), yang tak jauh dari kediaman, Minggu (15/10)  lalu.

Ditemui di ruang piket, Unit Pidsus (Pidana Khusus), Satuan Reskrim Polresta Palembang, Senin (16/10), Kandi mengaku terpaksa melakukan perbuatan itu karena sudah kepepet dan bermaksud melakukan membela
diri.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal saat korban mendatangi rumah pelaku untuk meminta gajinya sebesar Rp1,5 juta, setelah 20 hari kerja sebagai penjaga malam di proyek jembatan di GSJ (Gelora Sriwijaya Jakabaring). Korban bekerja disana karena diajak pelaku.

"Saat itu, saya baru saja pulang ke rumah bersama istri pak. Masih duduk diatas motor, dia (korban-red) memukul saya dari belakang dengan mengunakan kayu," ungkapnya menyesal.

Lanjut Kandi, ia mengetahui dirinya hendak diserang korban karena mendengar teriakan istrinya.

"Jujur pak, dia datang ke rumah pak mau minta gaji sebagai jaga malam, padahal baru 20 hari kerja,"
katanya.

Korban yang naik pitam pun terus memukulnya menggunakan kayu hingga dirinya nyaris jatuh dari motor.

Kandi pun akhirnya mengambil sebilah sajam jenis pisau dan menikam korban satu liang hingga tewas.

"Saya membela diri pak karena dipukuli dan langsung ambil pisau, saat itu dia langsung saya tusuk sebanyak satu kali di dadanya dan dia langsung terjatuh pak. Saat itu posisi kami sama-sama masuk dalam parit,"
ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved