Grasstrack Muaraenm ternyata Dibanun
Bupati Muaraenim Ir H Muzakir, secara simbolis membuka kejuaraan Bukit Asam Grasstrack Competition 2017 di Sirkuit Tanjungenim.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Bupati Muaraenim Ir H Muzakir, secara simbolis membuka kejuaraan Bukit Asam Grasstrack Competition 2017 di Sirkuit Tanjungenim, Muaraenim, Minggu (8/10/2017).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KONI Muaraenim Ir H Hasanudin MSi, GM UPTE PTBA Suhedi, Camat Lawang Kidul Drs Rahmat Noviar MM, anggota DPRD Muaraenim, peserta grasstrack dan ribuan penonton.
Menurut Ketua Panitia Sapril didampingi Ketua TEM Club Abrianto, tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang untuk uji coba sirkuit Tanjungenim sebelum menjadi sirkuit permanent untuk penyelenggaran kejuaraan nasional grasstrack tahun 2018.
Selain itu juga, untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa di Tanjungenim sudah ada sirkuit tersebut untuk menjadi salah satu spot wisata Tanjungenim.
Kemudian adalah untuk mencari bibit atlit potensial dari daerah yang akan bisa mengharumkan nama daerah baik ditingakatn regional, nasional bahkan internasional.
"Terimakasih atas dukungan penuh dari PTBA dan sponsorship," ujarnya.
Untuk peserta, kata Safril, ada 80 perserta dengan 180 starter yang berasal dari Sumsel dan Lampung. Selain itu juga ada kelas lokal khusus Kecamatan Lawang Kidul, Tanjung Agung dan Semende dan lokal khusus Kabupaten Muaraenim, Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih.
"Ini salah satu mascot Tanjugenim dibidang wisata dan olahraga. Event ini batu loncatan ke event nasional. Kami siap memfasilitasi bagi masyarakat umum dan klub-klub untuk menggelar event pemula dan lokal.
Sedangkan menurut GM UPTE PTBA Suhedi, kejuaraan motor cross ini memang sebagai ajang uji coba. Jika kegiatan ini baik, tentu akan kita support yang lebih tinggi ke tingkat nasional.
Dari hasil kejuaraan ini, supaya dijadikan evaluasi untuk menyempurnakan sirkuit Tanjugnenim hingga benar-benar berstandar nasional.
"Kita sengaja tidak menamakannya sirkuit PTBA dan memberinya nama sirkuit Tanjungenim, karena PTBA komitmen ingin menjadikan dan mendukung kota wisata Tanjungenim, ini untuk mengadopsi hobi masyarkat yang kebut-kebutan di jalan yang bisa membahayakan orang lain," ujarnya.
Sementara itu Bupati Muaraenim Muzakir, menyebutka grasstrack Ini sebagai manifestasi, apresiasi kepada PTBA yang peduli membangun sarana olahraga.
Muzakir menghimbau agar lomba motor ini dijadikan, sebagai ajang silaturahim persatuan antar anak bangsa.
Ia juga meminta kepada PTBA, untuk bisa dijadikan permanent dan tidak lagi dibongkar, malah disempurnakan menjadi sirkuit bertaraf nasional bila perlu interrnasional.
"Crosser dari luar selamat datang dan selamat berlomba," ujarnya.