Sumur Bor di OKI Ini Sudah 126 Meter, Tiba-tiba Terdengar Ledakan dan Bau Menyengat

Sumur bor kedalaman 126 meter itu mengeluarkan semburan gas setinggi 10-15 meter, sehingga membuat warga sekitar cemas.

Sumur Bor di OKI Ini Sudah 126 Meter, Tiba-tiba Terdengar Ledakan dan Bau Menyengat
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Proyek pembangunan sumur bor di Desa Rangkui Jaya Kecamatan Pedamaran OKI, mengeluarkan gas yang menyebabkan semburan air bercampur pasir dan lumpur setinggi 10-15 meter. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG– Proyek pembangunan sumur bor yang ditunggu-tunggu warga Desa Rangkui Jaya Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang di programkan Pemerintah Daerah (Pemda) sedikit terganggu.

Pasalnya, sumur bor kedalaman 126 meter itu mengeluarkan semburan gas setinggi 10-15 meter, sehingga membuat warga sekitar cemas.

Pantauan wartawan, Rabu (27/9/2017) pembangunan sumur bor di Desa Rangkui Jaya, disambut baik warga sekitar.

Bahkan, warga iklas menghibahkan tanah untuk pembuatan sumur bor yang tak jauh dari pemukiman warga, persisnya di jalan perkampungan.

Menghadapi musim kemarau ini, warga Rangkui kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan  memasak.

Adanya program pemerintah kabupaten, tentunya disambut ramah oleh warga.

Namun, suasana berbeda setelah pelaksanaan pengoboran sedalam 126 meter itu, ada suara ledakan sebanyak 2 kali dan menyebabkan semburan air bercampur pasir dan beraroma gas keluar setinggi 10-15
meter.

Warga yang tinggal 5 meter dari pengeboran tanah itu, terperanjat dan panas dingin melihat derasnya air mengalir hingga membasahi sebagian dinding rumah.

Semprotan air sejak malam pukul 22.10 hingga pagi hari masih keluar, namun tidak begitu tinggi semprotannya.

Sumur bor sampai menjelang sore secara berlahan tidak lagi mengeluarkan air dan hanya terdengar suara, hembusan gas dari dalam bumi.

Halaman
123
Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved