Bukannya Minta Maaf, Langgar Marka Jalan Ibu Ini Malah Memaki Polwan.

Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita pengendara sepeda motor marah-marah kepada polisi wanita ( polwan) anggota Satlantas Polres Semarang menj

Sementara perkataan Polwan tersebut tidak terlalu dalam rekaman tersebut. Suaranya tenggelam oleh kebisingan lalu lintas dan suara perempuan tersebut yang terus mengata-ngatai polwan tersebut.

"Bu kalau berhenti di belakang marka seperti teman-temannya itu lho," kata petugas laki-laki hendak membantu polwan tersebut. Namun nampaknya imbauan petugas tersebut tak digubris.

"Lha aku kebablasen nopo? hakmu ngopo?," kata wanita tersebut dengan nada tinggi dan matanya yang melotot ke arah polwan.

"Dasar wong angel diatur...," kata polwan tersebut samar.

 
Kasatlantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho membenarkan bahwa video tersebut berada di wilayah hukum Polres Semarang. Video itu diambil oleh salah satu anggotanya ketika Briptu Isma Hari Gusti Dharma melaksanakan pengaturan atau PH (police hazard) pagi di Jalan Letjend Suprapto Ungaran, Selasa (19/9/2017).

Briptu Isma memberhentikan wanita pengendara Honda Beat warna putih Nopol H-6876-TI yang melintas dari arah Sidomulyo menuju simpang tiga DPRD Kabupaten Semarang karena melanggar marka saat lampu TL menyala merah.

"Lokasinya di simpang DPRD, yang bersangkutan dari arah Sidomulyo. Kejadian tadi pagi jam 07.00 WIB saat PH pagi," kata Dwi saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Menurut Dwi, tindakan anggotanya sudah benar karena melihat pengendara yang melanggar marka pada saat lampu pengatur lalu lintas menyala merah.

Awalnya hanya diingatkan untuk mundur ke belakang mereka. Bukannya menurut, wanita yang belum diketahui identitasnya itu malah melawan petugas dengan mengeluarkan kata-kata kasar.

"Situasinya yang bersangkutan melanggar marka jalan dan diarahkan untuk mundur di dalam marka. Namun yang bersangkutan malah marah-marah, (tapi) anggota kami tetap woles," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved