Siswi SMPN Ini Trauma dan Takut Sekolah Setelah Diancam Sajam oleh Cowok. Begini Ceritanya

Akibat kejadian itu, Ratna (41), ibu korban mengajak anaknya melapor ke Polresta Palembang, Jumat (15/9/2017).

Siswi SMPN Ini Trauma dan Takut Sekolah Setelah Diancam Sajam oleh Cowok. Begini Ceritanya
istimewa
Ilustrasi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Silvia (16), seorang pelajar SMP Negeri di Palembang trauma dan enggan sekolah lantaran diancam teman sekolahnya, F (15), menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau cap garpu.

Akibat kejadian itu, Ratna (41), ibu korban mengajak anaknya melapor ke Polresta Palembang, Jumat (15/9/2017).

Di hadapan petugas, ia menceritakan anaknya sudah diancam oleh F (15) warga Perum OPI Jakabaring, pada Senin (11/9/2017) sekitar pukul 14.30, saat tengah berada di halaman sekolah SMP N di Jalan Pangeran Ratu Kecamatan SU I Palembang.

Kejadian bermula ketika antara korban dan terlapor terlibat aksi saling ejek.

Namun tanpa basa-basi kemudian terlapor langsung mengeluarkan sajam yang akan diarahkan kepada Silvia.

"Mereka ini saling ejek, tapi terlapor langsung mengeluarkan sajam. Beruntung ada temannya yang menarik, jadi anak saya tidak apa-apa," ujarnya.

Warga Jalan Pangeran Ratu RT 030 RW 009 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I Palembang ini mengungkapkan, atas peristiwa tersebut membuat anaknya takut dan trauma untuk kembali bersekolah.

Silvia, siswi SMPN korban pengancaman senjata tajam, ditemani ibunya melapor ke SPKT Polresta Palembang,  Jumat (15/9/2017).
Silvia, siswi SMPN korban pengancaman senjata tajam, ditemani ibunya melapor ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (15/9/2017). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Korban ketakutan jika bertemu dengan terlapor yang telah mengancamnya menggunakan sajam.

"Anak saya tidak mau masuk sekolah lagi dia takut. Lagi pula anak saya ini cewek, yang ngancamnya itu cowok," tegas dia.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK melalui KA SPK Ipda Abdul Wahab, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana UU no 35 tahun 2004 tentang Perlindungan Anak.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved