Pemusik Underground Gelar Aksi Keprihatinan Terhadap Pasar Cinde

Komunitas musik indie Kota Palembang, Sabtu (9/9/2017) malam, menggelar aksi keprihatinan terhadap pembongkaran Pasar Cinde.

Penulis: Sutrisman | Editor: Ahmad Sadam Husen

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komunitas musik indie Kota Palembang, Sabtu (9/9/2017) malam, menggelar aksi keprihatinan terhadap pembongkaran Pasar Cinde.

Pergelaran musik yang diikuti lima kelompok band indie dilaksanakan di kawasanPedestrian Sudirman Walk di bawah jalan layang LRT dan mendapat sambutan hangat pengunjung yang ada di kawasn tersebut.

Para pemusik muda aliran underground seperti funk dan hardcore ini menyanyikan lagu-lagu bernuansa kritik sosial, sebagai ungkapan keprihatinan atas "Pemusnahan" Pasar Cinde yang termasuk bangunan tua dan sudah seharusnya dilestarikan.

Bangunan pasar yang berusia lebih dari 50 tahun berarsitektur khas ini menjadi bagian dari tonggak peradaban Kota Palembang.

Pasar yang terletak di Jalan Jendral Sudirman tersebut sudah berdiri bahkan sebelum proyek Jembatan Ampera dibangun.

"Sudah selayaknya penguasa dan pengusaha menghargai karya budaya masa lalu," kata Tryas, salah seorang warga yang ikut menyuarakan keprihatinan ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved