Peduli Rohingya

Ribuan Paket Pangan untuk Rohingya Segera Tiba di Kamp Kanzarpara

Mendung masih menghiasi langit Bangladesh, Jumat pagi ini (8/9).Dari Padua Union, Kota Chittagong, sederet truk logistik di halaman gudang

Penulis: Salman Rasyidin | Editor: Salman Rasyidin
Humas ACT
Spanduk “Bantuan Pangan untuk Pengungsi Rohingya” tertera jelas di badan truk yang telah terisi penuh muatan logistik. 

Ribuan Paket Pangan untuk Rohingya Segera Tiba di Kamp Kanzarpara

SRIPOKU.COM , CHITTAGONG -- Mendung masih menghiasi langit Bangladesh, Jumat pagi ini (8/9).

Dari Padua Union, Kota Chittagong, sederet truk logistik memarkirkan diri di halaman luas sebuah madrasah lokal.

act3

Tumpukan  bantuan yang dikirimACT  (Humas ACT)

Spanduk “Bantuan Pangan untuk Pengungsi Rohingya” tertera jelas di badan truk yang telah terisi penuh muatan logistik.

Seperti dijelaskan Manager Komunikasi dan Media Network ACT Lukman Azis Kurniawan, Jumat pagi, sudah ada lima truk logistik yang siap diberangkatkan menuju zero line area Bangladesh, tepatnya di Kamp Kanzarpara. Truk-truk tersebut akan mengantarkan 1000 paket bantuan logistik amanah masyarakat Indonesia untuk para pengungsi Rohingya yang baru saja tiba di area zero line.

Ribuan paket pangan dan logistik tersebut telah dipersiapkan sejak Kamis malam lalu (7/9). Sejumlah relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Chittagong terus mengepak beragam bantuan pangan dan logistik agar bisa disalurkan esok harinya.

“Setiap paket tidak hanya berisi bantuan pangan, tapi kebutuhan logistik dasar lainnya yang sangat dibutuhkan,” papar Hasan*, mitra di Chittagong yang telah membersamai ACT dalam mendistribusikan bantuan tanggap darurat sejak sepekan lalu.

Bongkar bantuan pangan untuk Rohingya
Bongkar bantuan pangan untuk Rohingya (humas ACT)  

Ia lantas menjelaskan, paket pangan tersebut terdiri dari beras, minyak, dhal (panganan pokok Bangladesh), tepung, dan air mineral. Sementara itu, bantuan logistik yang akan didistribusikan mencakup pakaian, perlengkapan sanitasi, dan terpal.

Sampai hari ini, gelombang pengungsi baru masih berdatangan di Kamp Kanzarpara, Bangladesh. Selain tiba dengan kondisi perut yang lapar, mereka juga membutuhkan hunian sementara untuk berlindung dari hujan yang masih mengguyur sebagian besar wilayah Bangladesh.

“Terpal dan alas tidur itu perlu agar mereka tidak terkena air hujan dan kedinginan. Apalagi pakaian bersih dan sanitasi,” ungkap Rahadiansyah, anggota Tim Kemanusiaan ACT untuk Rohingya.

Insya Allah, hari ini bantuan pangan dan logistik tersebut akan bergerak ke Kamp Kanzarpara, 3 km jauhnya dari Sungai Naf. Bagi mereka, Jumat akan menjadi hari yang penuh berkah bersama ribuan bantuan kemanusiaan yang tak lama lagi akan menyapa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved