Mayat Driver Online Bersimbah Darah

Astaga, Ternyata Ewa Baru Sehari Jadi Driver Taxi Online Sebelum Meregang Nyawa, Begini Ceritanya

Korban sudah mengajukan pemberhentian sejak satu pekan lalu dan tepat pada Senin (21/8/2018) kemarin, resmi berhenti.

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH, HANDOUT
Anwar Rimba 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Darwin Sepriansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diketahui korban Edwar Limba (34) baru beralih profesi menjadi driver taxi online, setelah lama bekerja sebagai medical representatif di sebuah perusahaan farmasi di Palembang.

Namun nahas, korban tewas diduga saat hendak mengantar penumpang dari kawasan Jenderal Sudirman menuju ke arah kawasan Talang Betutu, Sukarame, Palembang.

"Dia kerja di perusahaan farmasi selama ini, tapi sekitar empat hari lalu memang sempat ngobrol mau berhenti mau G*c*r (taxi online)," kata Zulkifli (46), rekan korban semasa kerja sebagai medical representatif.

Anwar Rimba
Anwar Rimba (SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH, HANDOUT)

Dikatakan, korban sudah mengajukan pemberhentian sejak satu pekan lalu dan tepat pada Senin (21/8/2018) kemarin, resmi berhenti.

Terakhir bertemu, melihat perilaku aneh dari Ewa yang bolak-balik di ruang kantor.

Anwar Rimba dan keluarga
Anwar Rimba dan keluarga (SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH, HANDOUT)

Hanya saja ia tidak mengetahui ada permasalahan apa dengan korban.

"Tidak ada masalah di kantor. Tapi mungkin saja motifnya dendam, sebab kabarnya mobil dan jam tangan Ewa tidak diambil," ucapnya.

Anwar Rimba dan keluarga
Anwar Rimba dan keluarga (SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH, HANDOUT)

Kronologinya

Sempat dinyatakan hilang dan hanya ditemukan mobilnya, ternyata pemilik mobil Avanza Edward ditemukan dalam kondisi meninggal, Selasa (22/8/2017).

Edward ditemukan tewas di Sembawa Banyuasin dan diduga ia menjadi korban pembunuhan.

Berdasarkan informasi, bila korban menjemput pelanggan di kawasan Sudirman dan hendak mengantar ke Sembawa.

Teman kerja korban yang memadati kamar mayat RS Bhayangkara Palembang mengetahui korban Edward meninggal, Selasa (22/8/2017).

Akan tetapi, hingga pagi korban tidak pulang ke rumah.

Pagi harinya, diperoleh kabar bila ditemukan mobil korban. Akan tetapi, korvan Edwar tidak ada di dalam mobilnya.

Baru diketahui, Edward ditemukan di Sembawa dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Dari informasi yang diperoleh, bila pemilik mobil yang temukan tersebut atas nama Edwar warga Lorong Kedukan nomor 712 B RT 24 RW 07 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang.(**)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved