Ada CJH Tandai Kopernya dengan Boneka

Jelang pemberangkatan perdana Calon Jemaah Haji (CJH) embarkasi Palembang, semuanya telah dipersiapkan oleh Kanwil Kemenag Sumsel.

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Panitia pemberangkatan haji embarkasi Palembang yang sedang menyusun tas koper milik CJH Lahat yang baru tiba di Gedung Asrama Haji KM 11 Palembang, Rabu (2/8/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Jelang pemberangkatan perdana Calon Jemaah Haji (CJH) embarkasi Palembang, semuanya telah dipersiapkan oleh Kanwil Kemenag Sumsel.

Bahkan untuk penginapan CJH sebelum diberangkatkan ke tanah suci, Asrama Haji di KM 11 Palembang telah siap menerima CJH secara kloter sesuai jadwal pemberangkatan.

Sesuai Jadwal, pemberangkatan perdana yakni dari rombongan CJH kloter pertama, akan terbang ke tanah suci pada Jumat (4/8/2017).

Tercatat dari kloter pertama ada 445 CJH yang berasal dari Lahat, Pagaralam, dan tiga KBIH di Palembang. Dengan rincian 215 CJH dari Lahat, 107 CJH Pagaralam, dan 123 CJH KBIH di Palembang.

Dari pantauan Sripoku.com Rabu (2/8/2017), tas koper milik CJH kloter pertama sudah tiba di Asarama Haji KM 11 Palembang.

Tampak setiap tas koper diberi nama CJH dan memiliki tanda-tanda khusu yang sengaja dipasang CJH guna tas koper agar tidak tertukar.

Mayoritas tas koper ditandadi CJH dengan dipasang pita berwarna sebagai tanda. Bahkan ada juga dipasang mainan boneka ada bagian atas tas koper. Sedangkan untuk CJH, dijadwalkan baru tiba di asrama haji pada Kamis (3/8/2017).

Tampak seluruh tas koper milik CJH kloter pertama, dikumpulkan petugas di Gedung Asrama Haji. Sebelum dibawa ke bandara, seluruh tas koper milik CJH akan dilakukan pemeriksaan menggunakan mesin scan guna mengantisipasi barang-barang bawaan CJH yang dilarang untuk dibawa ke tanah suci.

"Untuk gelombang pertama tidak ada masalah dan sudah siap untuk diberangkatkan ke tanah suci pada 4 Agustus. Insya Allah akan dilepas oleh Gubernur Sumsel," ujar HM Alfajri Zabidi, Keala Kanwil Kemenag Sumsel.

Sementara itu untuk visa untuk 7.035 CJH se-Sumsel, Alfajri mengatakan, untuk masalah visa CJH tidak ada masalah dan semua visa diterbitkan secara bertahap. Dari total CJH, sudah sekitar 80 persen telah diterbitkan oleh Kedutaan Arab Saudi.

"Sudah 5.600-an visa CJH telah selesai. Sisanya masih menunggu dan dipastinya sudah selesai semuanya sebelum pemberangkatan. Jadi untuk visa tidak ada masalah," ujarnya.

Alfajri mengatakan, dengan persiapan yang cukup matang dari seluruh panitia haji, diharapakan tidak ada kendala baik secara teknis.

Mulai dari catering, pesawat, panitia daerah, panitia embarkasi semuanya sudah siap mohon doanya kepada masyarakat agar semuanya berjalan dengan lancar.

Dikatakannya, Kemenag Sumsel terus memberikan edukasi kepada seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi kesehatan baik menjelang keberangkatan sampai pelaksanaan ibadah ditanah suci nanti.

"Masalah kesehatan CJH ini terus kami sosialisasikan kepada seluruh CJH melalui Kantor Kementerian Agama yang ada di Sumsel," ujarnya.(bew)

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved