Tawarkan Pengcara Gratis, Terdakwa Korupsi Ini Ucapkan Terimakasih Atas Kebaikan Hakim

“Saya hadapi semua ini (sidang -red) sendiri tanpa pengacara. Atas kebaikan dari majelis hakim saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Tawarkan Pengcara Gratis, Terdakwa Korupsi Ini Ucapkan Terimakasih Atas Kebaikan Hakim
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Terdakwa Zaibi Alatas (59) saat mengikuti sidang di PN Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan pemprov Sumsel 2014, senilai kurang lebih Rp 60 juta.

Terdakwa, Zaibi Alatas (59), warga Dusun II Desa Way Wangi Seminung Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan yang juga diketahui Kades setempat, menolak untuk didampingi oleh penasehat
hukum.

Dalam persidangan yang digelar majelis hakim Eliwati SH. Ia mengatakan jika terdakwa mengunakan penasehat hukum tidak mengeluarkan biaya, tetapi penasehat hukum dibayarkan pengadilan.

Namun terdakwa tetap menolak dan akan bertindak untuk nama sendiri tanpa penasehat hukum.

“kenapa tidak mengunakan pasehat huku. Terdakwa tidak akan membayarnya. Tetapi yang membayarnya adalah pengadilan. Kalau terdakwa bersedia, kita akan bayarkan. Oleh itu, kita tidak bisa berbuat
apa-apa. Sebab semua hak terdakwa untuk tidak didampingi penasehat hukum. Penolakan ini akan kita buatkan berita acaranya,” ungkap Eliwati SH dalam persidangan agenda pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU), Hamdan SH dan tim di Pengadilan Tipikor pada PN Palembang.

Sedangkan terdakwa, Zaibi Alatas, terkait dengan penolakannya atas pendampingan penasehat hukum menuturkan, hingga saat proses hukum ini berjalan selesai dirinya tidak akan memakai penasehat hukum.

“Saya hadapi semua ini (sidang -red) sendiri tanpa pengacara. Atas kebaikan dari majelis hakim saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved