Polisi Ambil Sample Beras Bulog Lahat yang Diduga Dioplos
Sebelumnya puluhan ton beras Raskin yang diduga oplosan diamankan Satuan Tugas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel.
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ehdi Amin
SRIPOKU.COM, LAHAT - Terkait adanya penemuan dari pihak kepolisian terhadap beras untuk rakyat miskin (Raskin) yang diduga dioplos di Gudang Beras Bulog (GBB), Polda Sumsel dan Polres Lahat terus melakukan pendalaman.
"Sementara ini kami masih di bulog dengan tim dari labfor polda untuk ambil sample uji kelayakan mutu beras," ungkap Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar, ketika ditanya perkembangan terkait hasil pemeriksaan terhadal kepala GBB dan stafnya, Selasa (25/7/2017).
Ginanjar sebelumnya mengungkapkan telah melakukan pemeriksaan terhadap FI (kepala gudang GGB Bulog Manggul) juga Adt (Staf pelaksana Perum Bulog).
Sebelumnya puluhan ton beras Raskin yang diduga oplosan diamankan Satuan Tugas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel.
Baca: Polisi Amankan 39 Ton Beras Bulog di Gudang Bulog Lahat Diduga Dioplos
Beras Raskin Oplosan seberat 39,3 ton yang tak layak konsumsi diamankan di gudang Bulog di Kabupaten Lahat, Minggu (23/7/2017) sekira pukul 17.30 WIB.
Pengungkapan ini berawal dari adanya penolakan warga saat pendistribusian raskin tak layak konsumsi di salah satu kecamatan di Kabupaten Muaraenim.
Mendapatkan laporan adanya penolakan Tim Satgas Pangan langsung melakukan penyelidikan.
Setelah dilakukan penyelidikan dari 18-22 Juli 2017 petugas menemukan beras seberat 39,3 ton yang sudah dioplos di Gudang Bulog Sub divre Wilayah Regional yang membawahi 6 kabupaten, yakni Lahat, Muaraenim, Empatlawang, Pagaralam, Prabumulih dan PALI.
Penggerebekan dilakukan Satuan Reskrim Unit II Pidsus Polres Lahat yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar SIK bersama dengan Subdit Indagsi Polda Sumsel yang dipimpin AKBP Fery Harahaf S.IK Kasubdit indagsi.
Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, anggota Polri ini mengamankan beberapa barang bukti beras yang diduga berkualitas buruk dan alat yang digunakan sebagai pengoplos di GBB Manggul Lahat, seperti beras hasil oplosan sebanyak 39 ton, dua unit drum modifikasi alat oplos, dua unit timbangan, satu unit mesin jahit, 25 karung kemasan 15 kg, 25 karung kemasan 50 kg dan kini sudah dipasang police line (garis polisi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kantor-dan-suasana-gudang-beras-bulog-di-lahat_20170725_111939.jpg)