Pasca OTT Pungli Sertifikasi Guru, Pelayanan di Disdik Sumsel Belum Normal

Sejak penyegelan kantor pelayanan administrasi dan sertifikasi guru Kamis lalu, pelayanan sertifikasi otomatis belum berjalan maksimal.

Pasca OTT Pungli Sertifikasi Guru, Pelayanan di Disdik Sumsel Belum Normal
SRIPOKU.COM/YULIANI
Beberapa guru saat hendak mengurus sertifikasi di Disdik Sumsel, Senin (24/7). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pungutan liar (pungli) sertifikasi guru di tubuh Dinas Pendidikan Sumsel rupanya berimbas terhadap pelayanan guru.

Bagaimana tidak, sejak penyegelan kantor pelayanan administrasi dan sertifikasi guru Kamis lalu, pelayanan sertifikasi otomatis belum berjalan maksimal.

Meskipun mulai kemarin (Senin) garis police line sudah dilepas dan ruang pelayanan guru sudah dibuka, tetap saja belum berfungsi sebagaimna mestinya.

Pantauan Sripo, sejak pagi beberapa guru dan kepala sekolah sudah datang ke kantor Disdik Sumsel untuk beberapa urusan yang harus diselesaikan. Kendati police line sudah tak ada, pintu masuk ruang pelayanan sertifikasi masih tergembok dan dirantai.

Salah satu pihak yang hendak berurusan ke Disdik Sumsel, yakni Kepala SMA dari Sungai Lilin Musi Banyuasin (Muba), Neti mengatakan, dirinya sudah datang sejak Jumat lalu untuk mengurus sertifikasi di Disdik Sumsel.

Namun ia harus kecele karena belum sempat dilayani oleh petugas terkait.

"Sebenarnya saya sudah tahu soal OTT tersebut. Khawatirnya belum bisa dilayani, ternyata dugaan saya benar. Jumat kemarin datang kesini kaget juga lihat beberapa pintu pelayanan disegel police line," ujarnya.

Ia pun mencoba untuk kembali lagi Senin pagi kemarin. Lagi-lagi usahanya belum membuahkan hasil. Sejak pagi ia sudah datang dan hanya disuruh menunggu sama petugasnya.

Selain untuk mengurus sertifikasi, dirinya juga akan mengurus Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), karena ada kesalahan mata pelajaran.

"Sebelumnya saya sudah mengurus di Disdik kabupaten, namun dari pihak sana disuruh mengurus ke Disdik Sumsel. Jadi saya kesini untuk mengurus data sekolah," terangnya.

Sementara itu dari Disdik Sumsel sendiri belum ada yang dapat dikonfirmasi mengenai tersendatnya pelayanan adminitrasi, sertifikasi guru dan lainnya.

Bahkan saat Sripo mencoba menemui salah satu pegawai Disdik, Budiono untuk dimintai keterangan ia enggan menjawab. "Jangan sama saya ya," ujarnya singkat.

Sama halnya dengan Kepala Disdik Sumsel, Drs Widodo MPd yang juga susah dimintai keterangan. Saat dihubungi via telepon dan Whatsapp juga belum direspon.

Namun sesaat pasca OTT Kamis lalu, ia sudah berjanji akan segera membentuk tim pengganti sementara untuk melayani sertifikasi tersebut.

"Timnya segera kita bentuk, kalau bisa pelayanan ini jangan terhambat," ujarnya beberapa waktu lalu.

Penulis: Yuliani
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved