KUR Bank Artha Graha Sebesar Rp 25 Juta Tanpa Jaminan

Harapan kita dengan adanya program KUR ini para pelaku usaha bisa mengembangkan usaha mereka.

KUR Bank Artha Graha Sebesar Rp 25 Juta Tanpa Jaminan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak Ketua Forum CSR Sumsel Rianthoni bersama Farum Ampera Pagaralam saat membagikan dana KUR Arta Graha di Kota Pagaralam. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Salah satu upaya pihak Bank Arta Graha bersama Forum Ampera Sumsel mensejahterakan masyarakat Kota Pagaralam dengan membagikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pemilik usaha kecil di Kota Pagaralam.

Pihak forum Ampera bersama Forum CSR mengandeng salah satu pengusaha di Kota Pagaralam yaitu Ludi Oliansyah melakukan sosialisasi sekaligus launching program KUR di Kota Pagaralam.

Dalam kegiatan tersebut Ketua Forum CSR Sumsel, Rianthoni mengajak para pelaku usaha kecil dan menengah untuk terus melanjutkan usaha dengan memberikan pinjaman lunak yaitu KUR kepada pelaku usaha di Kota Pagaralam.

"Ini merupakan salah satu upaya kita untuk menghidupkan usaha-usaha kecil di Pagaralam. Harapan kita dengan adanya program KUR ini para pelaku usaha bisa mengembangkan usaha mereka dengan pinjaman modal yang kita berikan," ujarnya.

Sementara itu, Ludi Oliansyah mengatakan, untuk memacu perekonomian warga kota Pagaralam terutama bagi para pelaku usaha mikro dan menengah yakni dengan membantu menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Artha Graha Pusat yang diadakan di balai kota Minggu (23/7) yang di hadiri dua ribu warga dan pelaku UMKM.

Ludi Oliansyah yang dikenal sebagai pengusaha konstruksi sukses mamaparkan bahwa melalui organisasi aliansi pedagang pasar dan kaki lima di bawah bendera Ampera Berkah yang di ketuainya.

Pihaknya ingin lebih memajukan roda perekonomian daerah dengan membantu sebanyak dua ribu warga Pagaralam yang berkecimpung di sektor perdagangan, pertanian, peternakan dan usaha kreatif lainnya.

Bantuan diberikan dengan cara meminjamkan modal usaha tanpa jaminan atau agunan. Modal tersebut bisa dipergunakan penerima untuk mengembangkan usahanya.

"Saya ingin daerah kita ini tumbuh pengusaha-pengusaha baru yang fokus pada produk lokal sehingga mampu meningkatkan kompetisi dan keunggulan daerah sekaligus meningkatkan perekonomian daerah yang berdampak pada kemajuan kota," ujarnya.

Dikatakan Ludi, selaku pelaku usaha di daerah dirinya ingin berpartisipasi membangun daerah dengan cara membantu para pelaku usaha lokal yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah agar dapat tumbuh berkembang lebih maju dan besar sehingga roda perekonomian daerah pun ikut berkembang pesat.

"Dengan bendera Ampera Berkah yang saya ketuai ini, saya ingin membantu rekan-rekan pengusaha lain seperti pedagang pasar, pengrajin, peternak, petani dan usaha kreatif dengan cara membantu menyalurkan dan mencairkan kredit lunak tanpa jaminan dari bank Artha Graha yang besarannya dua puluh lima juta rupiah per penerima yang dimanfaatkan guna pengembangan usaha mereka," katanya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved