Terduga Simpatisan ISIS : 'Saya Menyesal Pak. . .'

Tony Rianda (24) mengaku menyesal karena melakukan ujaran kebencian lewat akun media sosial yang dimilikinya.

Brig. Azhari Bhabin Sek. Gelumbang
Toni Rianda 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  Tony Rianda (24) mengaku menyesal karena melakukan ujaran kebencian lewat akun media sosial yang dimilikinya.

Hal itu itu terungkap setelah Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan pemeriksaan secara langsung kepada TR.

Kurang lebih 15 menit, Kapolda berada di ruangan pemeriksaan, sebelum akhirnya menemui awak media yang sudah menunggu di luar.

"Dari pembicaraan awal, TR ini bilang, 'Saya menyesal pak'.

Dia tidak tahu ISIS seperti apa.

Tapi ditanya soal banyak video, orang-orang dipenggal, tanggapannya 'Dia tidak setuju dan bilang Saya menyesal pak," kata Agung menjelaskan pembicaraan antar keduanya.

Kendati demikian, ditegaskan Agung, pihaknya akan tetap pemeriksaan terhadap Toni secara hukum dan melengkapi berkas-berkasnya.

Dikatakan, Toni ini sendiri merupakan perantauan dari Pekanbaru.

eberadaannya di Sumsel karena mendapatkan pekerjaan di salah satu perusahaan pertambangan di Muaraenim.

"Dia ini belum lama dapat kerjaan di Muaraenim," ungkap mantan Kakorlantas Polri ini.

Namun pihak kepolisian melalui tim cyber Polda Sumsel mengendus indikasi tidak baik dari Toni, dari setiap tulisannya di media sosial.

"Dia tertangkap saat polisi melakukan razia," ujar Agung.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved