Update SFC

Sengatan Sriwijaya FC Muda

"Saya kurang bangga atas kinerja tim yang kurang memaksimalkan peluang yang ada, tapi saya puas dengan semangat tinggi rekan-rekan,"

Sengatan Sriwijaya FC Muda
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Manajer SFC U-19 Bambang Supriyanto bersama Pelatih Prancis Wawengkang dan Robby Saut 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Meski hanya 10 pemain setelah Rori menerima karu kuning di menit ke-59, pasukan muda Sriwijaya FC tetap tampil menyengat.

Buktinya, mereka menahan imbang tim tuan rumah Persija 1-1, dalam laga pembuka Liga I U-19, di Patriot Bekasi, Sabtu (8/7).

Pelatih Sriwijaya FC U-19, Francis Wewengkang, mengaku puas dengan penampilan anak-anak asuhnya, usai menghadapi tuan rumah Persija Jakarta U-19, di laga perdana Liga 1 U-19 Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/7).

Dalam laga ini Sriwijaya FC harus tertinggal terlebih dahulu dari Persija lewat gol Mario Nurcahyo pada menit ke-61.

Gol itu, disarangkan anak asuh Jan Saragih usai SFC bermain dengan 10 pemain usai Rori Pranandi mendapatkan akumulasi kartu kuning.

Namun, SFC muda bangkit. Lima menit kemudian, SFC merobek gawang Persija menyamakan kedudukan lewat gol dari Adistya Wicaksana meneruskan umpan silang Akbar.

Kedua tim pun menyudahi laga ini dengan skor akhir 1-1.

"Saya bersyukur pertandingan hari ini yang berjalan baik walaupun ada beberapa kontak fisik antar pemain," kata pria yang akrab disapa Enal tersebut."Saya bangga perjuangan anak-anak yang bermain 10 pemain," jelasnya.

Soal kartu merah Rori, Enal menghargai keputusan wasit. Baginya yang penting, tim tidak terpengaruh dan fokus. Terlebih mereka mencetak gol ketika bermain dengan 10 pemain.

"Saya menekankan kepada pemain untuk tetap bekerja keras meskipun kami pemain dengan 10 pemain," kata Enal.

Manajer SFC U-19, Bambang Supriyanto mengaku bangga.

"Tim SFC U-19 yg ini beda dengan SFC junior sebelumnya, tim yg ini mental para pemainnya kuat dan lebih confidence, itulah bekal utama mereka meredam persija," ujarnya.

Sementara itu, kapten Persija U-19, Desly Nur Romandhiance mengatakan, hasil imbang suatu kerugian.

Apalagi Macan Muda memiliki banyak kesempatan mencetak gol.

"Saya kurang bangga atas kinerja tim yang kurang memaksimalkan peluang yang ada, tapi saya puas dengan semangat tinggi rekan-rekan," ujarnya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved