Di Musirawas Pelaku Pencurian Sawit Tertangkap dan Terancam Tiga Pasal Pidana

Pelaku dipersangkakan dengan kasus pencurian buah kelapa sawit, kepemilikan senjata api dan pencurian dengan kekerasan kendaraan bermotor.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Tandan Buah Sawit 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Gara-gara tertangkap melakukan pencurian sawit di Desa Harapan makmur Kecamatan Muaralakitan Kabupaten Musirawas oleh warga, Domok yang merupakan warga Desa Sembatujaya Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu Cecar terancam tiga pasal tindak pidana.

Sebab, selain mencuri sawit, ia juga membawa senjata api rakitan dan juga terlibat tindak pidana pencurian sepeda motor diwilayah Sungai Teras suku anak dalam (SAD) Desa Trans HTI SP9 Harapanmakmur Kecamatan Muaralakitan.

Peristiwa bermula ketika warga Desa SP5 Sukamakmur Kecamatan BTS Ulu Cecar mengamankan Domok, pada Minggu (9/7/2017) sekitar pukul 05.00 dinihari.

Ia ditangkap warga karena melakukan pencurian buah kelapa sawit di Desa Harapanmakmur Kecamatan Muaralakitan.

Setelah berhasil diamankan, warga kemudian menghubungi Polsek BTS Ulu yang kemudian datang untuk mengamankan tersangka.

"Awalnya masyarakat Desa Sukamakmur mengamankan pelaku, karena tertangkap mencuri buah kelapa sawit. Sembari mengejar pelaku, warga menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa TNI di Pos Koramil BTS Ulu," ungkap Kapolres Musirawas AKBP Pambudi melalui Kapolsek BTS Ulu Iptu Denhar, Minggu (9/7/2017).

Disebutkan, setelah diamankan, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku, dan ditemukan dalam penguasaan pelaku sepucuk senjata api rakitan laras pendek, dengan 3 tiga butir amunisi SS1 masih aktif, sebilah pisau, satu buah obeng dan tiga buah baterai kecil.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti, diamankan ke Mapolsek BTS Ulu.

Dilanjutkan, setelah dilakukan serangkaian penyidikan dan pemeriksaan diketahui bahwa pelaku merupakan salah satu resedivis yang terlibat tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah Teras Suku Anak Dalam Desa SP9 HTI Harapanmakmur Kecamatan Muaralakitan pada 5 Juli 2017 sekitar pukul 16.30 wib.

Korbannya adalah, Katimo warga setempat.

"Terhadap pelaku dipersangkakan dengan kasus pencurian dengan pemberatan buah kelapa sawit, kepemilikan senjata api tanpa izin dan kasus pencurian dengan kekerasan kendaraan bermotor," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved