Setiap Tamu Mapolres Pagaralam Harus Diperiksa
Selain itu setiap tamu yang masuk akan di periksa ketat dan wajib menitipkan identitasnya kepada petugas yang berjaga.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Mengantisipasi serangan teror yang menyasar anggota kepolisian seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, Kapolri Jendral Tito Karnavian perintahkan jajarannya perketat penjagaan Mako.
Pantauan Sripoku.com, Sabtu (8/7/2017), pintu masuk Mapolres Pagaralam dijaga ketat petugas yang dilengkapi senjata lengkap serta peralatan pendukung lainnya.
Selain itu setiap tamu yang masuk akan di periksa ketat dan wajib menitipkan identitasnya kepada petugas yang berjaga.
Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH mengatakan, penjagaan ektra ketat di lingkungan Mapolres Pagaralam merupakan bagian dari langkah antisipasi aksi terorisme yang marak menyasar anggota Polri.
Pihaknya juga sekaligus menjalankan instruksi Kapolri untuk memperketat keamanan wilayah masing-masing.
"Kita tidak ingin insiden teror seperti yang terjadi di Sumut, bom Terminal Kampung Melayu atau insiden di Polsek Kemayoran terulang lagi. Untuk itu berdasarkan instruksi Kapolri untuk memperketat pengamanan Mako.
Untuk itu kita siagakan personel yang dilengkapi senjata dan baju pelindung untuk mengantisipasi serangan teror kepada anggota kepolisian," ujarnya.
Dilanjutkan Kapolres, sebagai langkah pencegahan pihaknya aktif melakukan patroli wilayah untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror yang melibatkan seluruh unsur kepolisian.
Pihaknya juga menggiatkan kegiatan intelejen untuk memantau aktifitas mencurigakan yang berpotensi menjadi gangguan Kamtibmas.
"Kita menghimbau kepada masyarakatnya untuk melapor jika mencurigai adanya kegiatan orang yang tidak dikenal atau baru berdomisili di lingkungan mereka. Hal ini untuk mengantisipasi teror terjadi," imbaunya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/polres-pagaralam_20170708_155203.jpg)