Lapor Mang Sripo

Tuntut Pengembalian Uang Pembangunan

Kami atas nama orang tua murid yang menyatakan pindah dari sekolah Al Azhar Cairo, menuntut untuk segera mengembalikan uang pembangunan yang telah dis

Tuntut Pengembalian Uang Pembangunan
SRIPOKU.COM/DAMAYANTI PRATIWI
Ilustrasi.

SRIPOKU.COM Kami atas nama orang tua murid yang menyatakan pindah dari sekolah Al Azhar Cairo, menuntut untuk segera mengembalikan uang pembangunan yang telah disetor ke sekolah tersebut. Tuntutan ini dilakukan, karena murid yang merupakan anak kami sudah pindah dari Al-Azhar Cairo.

Untuk diketahui, orang tua murid (kami) memilih pindah dari Al Azhar Cairo, setelah sekolah Al Azhar berganti nama menjadi Al Azhar Cairo. Selain itu, yayasan yang menaungi sekolah ini juga sudah berganti. Jika sebelumnya dari Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Jakarta, kini dikelola oleh Yayasan Teknik Kimia Palembang. Kami minta kembalikan uang pembangunan tersebut. Karena, ternyata uang yang dibayarkan untuk pembangunan sekolah itu, tidak dipakai sebagaimana mestinya. Apalagi, sekarang kami sudah pindah dari sekolah tersebut.

Kami para orang tua murid yang meminta pengembalian uang pembangunan ini sudah berkali-kali mendatangi pihak Al-Azhar Cairo. Tapi, sampai saat ini tidak ada pengembalian. Total uang yang kami tuntut untuk dikembalikan sekitar Rp 357 juta dari 53 orang tua murid, yang pindah dari sekolah tersebut. Kalau tidak dikembalikan, kami akan lakukan somasi bersama lembaga bantuan hukum. Perlu diketahui bahwa kami memilih pindah dari Al-Azhar Cairo karena merasa kurikulum yang dipakai tidak mengacu pada kurikulum sesuai YPI Al Azhar Jakarta. Sekarang anak saya melanjutkan sekolah ke TK-SD-SMP Islam Al-Azhar 41-45 dan 33. Uang pembangunan tersebut harus dikembalikan karena sudah menjadi hak dari orang tua murid yang pindah.
0811 244 xxx

Berita Lainnya:
Pusing Ajak Anak Main, Begini Caranya Isi Waktu Luang Bersama Buah Hati

Jawab
Sesuai Kesepakatan Awal tidak Bisa Dikembalikan
Perlu kami tegaskan bahwa uang pembangunan tersebut tidak bisa dikembalikan. Karena, sesuai kesepakatan awal saat anak masuk sekolah, orang tua murid sudah menandatangani di atas materai, dan menyetujui uang tersebut sudah menjadi wakaf pembangunan.

Kami bingung kalau uang wakaf mau dikembalikan. Ada yang dipakai untuk bangun tiang masjid, dinding sekolah, dll. Karena itu, kami sudah menunjuk pengacara untuk menghadapi tuntutan ini.

Saat ini di Al- Azhar Cairo jumlah muridnya masih 1.150 siswa. Sedangkan yang pindah hanya 51 orang saja. 99 persen orang tua murid masih mempercayakan pendidikan anaknya ke kami. Tahun ini, kita target hafalan Al-quran dari 1 juz tamat SD menjadi 18 juz. Kita juga pakai IPad education dan ijazah bisa diterima di luar negeri dan Timur Tengah. (saf)

Indra Bunayu
Pembina Yayasan Teknik Kimia

Keterangan:
Jika Anda ingin menyampaikan keluhan, kritik dan saran tentang pelayanan publik, silahkan mengirimkan ke: SMS: 0811710188, Fax: 0711-447071, E-mail: sriwijayapost@yahoo.com, Facebook: Sriwijaya Post

Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved