Penambang Batu di Lahat Nyaris Tewas Ditimpa Bongkahan Batu

"Korban biasa menambang di lokasi tersebut karena memang menjadi mata pencaharian."

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Lokasi penambangan batu yang nyaris menelan korban jiwa atas nama Joni kini diberi gari polisi. 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Naas apa yang dialami Joni (19) warga Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat.

Saat sedang melakukan penambangan batu, Selasa (4/7) tanpa disangka sangka batu berukuran cukup besar tiba- tiba menimpa dirinya hingga mengalami luka pada bagian kepalanya.

Hal tersebut seperti diungkapkan Kapolres Lahat, AKBP Robi Karya Adi melalui Kabag Humas Polres Lahat, AKP Joko Suyuto.

Diterangkan Joko, saat kejadian Joni, seperti biasa melakukan proses penambangan yang ia lakoni. Labilnya tanah dengan ketinggian sekitar tiga meter karena kerap ditambang oleh warga sekitar membuat batu mudah runtuh.

"Korban biasa menambang di lokasi tersebut karena memang menjadi mata pencaharian. Namun naas saat korban menambang tiba tiba batu menimpa,"ungkapnya, Selasa (4/7).

Dilanjutkan Joko saat ini korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Pagar Alam, untuk mendapatkan perawatan.

Pihaknya sendiri, sudah mengamankan lokasi dan meminta warga untuk tidak melakukan penambangan sebab lokasi penambangan juga rawan longsor.

"Ya kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi warga. Untuk itu jangan menambang di lokasi lagi,"imbaunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved