Mimbar Jumat

Idul Fitri, Wasilah Untuk Mengenal Jati Diri

Satu syawal 1438 H yang tahun ini jatuh pada tanggal 25 Juni 2017 lalu yang berarti Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Minggu

Idul Fitri, Wasilah Untuk Mengenal Jati Diri
IST

Drs. H.M. Daud Rusjdi AW
Pengurus Masjid Al- Qodr 5 Ulu Plg.

---

SRIPOKU.COM -- Satu syawal 1438 H yang tahun ini jatuh pada tanggal 25 Juni 2017 lalu yang berarti Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Minggu dan berakhir pula puasa Ramadhan tahun ini.

Dengan berakhirnya Ramadhan ini, kitapun perlu melakukan evaluasi rohani.

Evaluasi ini sangat penting karena dengan demikian kita akan dapat mengetahui sudah memenuhi syaratkah kita untuk mencapai kesucian diri seperti yang dimaksudkan dalam pengertian Idul Fitri itu.

Puasa memberikan pelajaran bahwa manusia selamanya tidak akan pernah merasa puas dan cukup bila semata mata hanya mengejar keuntungan duniawi.

Di bulan Ramadhan umat Islam berlomba untuk mensucikan diri, karena memang dianjurkan Allah SWT sebagaimana termaktub dalam QS Al A'laa ayat 14 : "Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan diri". Lantas kemudian ditegaskan oleh sebuah hadits Rowahu Bukhori dan Muslim, Rosulullah bersabda :"Kebersihan itu adalah sebagian dari pada iman".

Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H ini, yang terpenting bagi umat Islam bertaqwa adalah bagaimana mencapai status Idul Fitr yaitu tercapainya kesucian diri.

Apabila yang dipentingkan hari Idul Fitri itu saja, maka konotasinya jelas lain, karena akan mementingkan perayaan saja.

http://shadesofislam.com/wp-content/uploads/2017/02/meaning-of-ibadah.jpeg

Dengan mementingkan perayaan berarti tergolong perayaan Idul Fitri dalam dimensi manusiawi.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved