Stok Sayuran di Pasaran Minim, Harga Ikut Melambung. Kecuali Sayur Satu Ini
Sayur-sayuran hijau yang biasanya banjir di pasaran, beberapa hari ini tidak ditemukan di pasaran.
Penulis: Siti Olisa | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasca Lebaran, ketersediaan sayur mayur di beberapa pasar tradisional mengalami kekurangan.
Sayur-sayuran hijau yang biasanya banjir di pasaran, beberapa hari ini tidak ditemukan di pasaran.
Seperti bayam, kangkung, dan beberapa jenis sayuran hijau lainnya.
Yang tersedia dipasaran hanya sayur hijau dari kalangan kubis atau sawi.
Salah satu pedagang sayur di Pasar Palimo, Nurhuda, Kamis (29/9) mengatakan, sejak beberapa hari ini stok sayuran lebih sedikit dibandingkan biasaannya, jadi jam sekarang (08.00) sudah habis semua.
Ini dampak masih Lebaran belum banyak yang menyuplai sayur, kemungkinan akan kembali normal lagi seminggu setelah lebaran," ujarnya.
Karena stoknya yang sangat terbatas, harga sayuran di pasaran ini juga terbilang mahal dibandingkan biasanya.
Seperti harga bayam, biasanya per ikat dijual antara Rp 2.000 per ikat sekarang dijual dengan harga Rp 4.000 per ikat.
Tidak hanya sayuran yang masih mahal, kebutuhan pokok lainnya juga masih tergolong mahal.
Ayam potong yang biasanya hanya Rp 25 ribu per kilogram saat ini harganya masih melambung Rp 32 ribu per kilogram.
Jenis-jenis ikan juga masih tergolong tinggi, ikan lele yang biasanya Rp 16 ribu per kilogram saat ini harganya Rp 20 ribu per kilogram.
"Namun harga cabai yang biasanya tinggi justru lebih murah, cabe merah keriting harganya berkisar antara Rp 20 ribu per kilogram hingga Rp 28 ribu per kilogram.
Begitupun juga dengan harga bawang, bawang merah harganya berkisar antara Rp 28 ribu per kilogram sampai Rp 32 ribu yang paling bagus," ujarnya
Sementara itu, untuk mencukupi kebutuhan berbelanjanya, Sri (35) terpaksa harus mengurangi jatah membeli kebutuhan pokok rumah tanggannya.
Ibu dua anak yang pulang ke Jln Radial Palembang ini cukup kaget saat mendengar berapa harga bahan pokok yang masih terbilang tinggi saat berbelanja di pasar Cinde Palembang.
"Karena harga ayam masih mahal, jadi saya beli sedikit saja, hanya setengah kilo biasannya saya beli sekilo," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sayuran-hijau_20170629_171902.jpg)