Pertamina Adera Itu Bagian Pertamina yang Unik

Di Singapura itu tidak ada sumur minyak. Tetapi, perannya sangat vital karena sebagai penghubung bahkan ada juga kilang minyak disana.

Editor: Tarso
TRIBUN SUMSEL/ARI WIBOWO
General Manager Pertamina EP Asset 2 Ekariza. 

SRIPOKU.COM, PALI - General Manager Pertamina EP Asset 2 Ekariza menyebut Pertamina EP Asset 2 Field Adera sebagai Singapura Pertamina EP.

Ekariza menilai Pertamina Adera (Abab Dewa Raja) merupakan lapangan Pertamina yang unik.

"Meski produksinya belum maksimal. Tetapi, peran dari Pertamina Adera sangat vital. Karena, kalau tidak ada dia (Pertamina Adera, red) minyak dan gas hasil eksplorasi dari lapangan dan sumur seperti dari Musi, Soka, Jirak, Pendopo, dan lain-lain tidak bisa sampai ke kilang yang ada di Plaju kota Palembang. Kasarnya, minyak dan gas yang dieksplor tidak bisa jadi duit kalau tidak ada Pertamina Adera," kata Ekariza saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan 1438 H, General Manager dan Management Pertamina Asset 2 Ke Adera Field, Selasa (20/6) bertempat di kantor Pertamina Adera di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI.

Ekariza menyebutkan, di Singapura itu tidak ada sumur minyak. Tetapi, perannya sangat vital karena sebagai penghubung bahkan ada juga kilang minyak disana.

"Nah, hal itu sama seperti Pertamina Adera. Artinya apa, Pertamina Adera punya tugas khusus, selain mereka (Pertamina Adera, red) berkewajiban mengeksplor sumur-sumur minyak dan gas, tugas lainnya yaitu mentransfer hasil minyak dan gas ke Kilang di Plaju," katanya.

Sementara itu, Field Manager Pertamina Adera Hari Widodo mengemukakan target dalam mengeksplorasi minyak dan gas di lapangan Adera hingga 2000 barel per hari.

"Saat ini produksi minyak dan gas kita di angka 1300 s.d 1500 barel per hari. Namun, di tahun ini kita memiliki target untuk memproduksi migas hingga 2000 barel per hari. Atau dengan brand "Adera Journey to 2000 Kita Bisa," ujar Hari Widodo saat dibincangi awak media usai kegiatan.

Hari mengaku akan mengoptimalkan sumur-sumur tua yang ada di lapangan Adera.

"Tentunya kita mencoba untuk membuka sumur-sumur lama lagi, istilahnya reopening. Disamping itu juga, kita akan tetap mencari potensi sumber migas di lapisan-lapisan permukaan bumi di Lapangan Adera. Kemudian menerapkan teknologi-teknologi untuk liftik yang lebih baik," jelas Hari.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved