Wacana Full Day School Masih Terkendala Fasilitas, Ini Alasannya

Kepala SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi PALI, Irwansyah menurutnya Permendikbud , Nomor 23 tahun 2017 tentang kebijakan sekolah selama 5 x 8 jam semin

Wacana Full Day School Masih Terkendala Fasilitas, Ini Alasannya
Ariwibowo
Mendikbud(batik mereh), saat berkunjung ke Kabupaten PALI. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

SRIPOKU.COM, PALI--Kepala SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi PALI, Irwansyah menurutnya Permendikbud , Nomor 23 tahun 2017 tentang kebijakan sekolah selama 5 x 8 jam seminggu atau Full Day School (FDS) tersebut tidak diwajibkan.

Melainkan hanya sekolah yang siap saja bisa menerapkan full day.

Dia juga mengatakan full day belum tepat dilakukan di sekolah-sekolah di daerah seperti di Kabupaten PALI.

"Kalau di kita (SMA N2 Unggulan, red) terkendala di fasilitas. Karena saat ini FDS(Full Day School) belum memungkinkan untuk diterapkan di SMAN 2. Kita harus menyiapkan kantin, kemudian ruang belajar, dan pastinya tenaga pendidik," ujar Irwansyah, ketika dihubungi Tribun, melalui via handphone. Rabu(14/6/2017).

Ia mengatakan kebijakan tersebut sudah diputuskan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk diterapkan, maka pihaknya mengaku akan menyiapkan hal itu.

Bahkan saat launcing, ada bebera sekolah yang sudah siap FDS seperti SMA N 17 + Palembang.

"Kalau memang sudah ditetapkan oleh Disdik Provinsi (FDS), ya siap tidak siap, kita harus siap melaksanakannya FDS," jelas Irwansyah.

Masih kata Irwansyah, jika terlaksana FDS secara otomatis kegiatan ekstrakurikuler pasti akan menjadi korban

Sementara itu, Iwan satu diantara wali Murid, mengaku pihaknya sebagai orangtua selalu mendukung program pemerintah khususnya di bidang pendidikan.

"Kalau ada aturan belajar 8 jam satu hari dalam 5 hari, kita mendukung, itukan untuk kebaikan anak kita. Sebagai orangtua kita tidak menghalangi anak untuk belajar di sekolah," kata iwan, ketika dijumpai Tribun, Rabu (14/6/2017).

Dikatakan Iwan, hingga saat ini, pihak sekolah maupun murid itu, sendiri apakah sudah siap belum dengan program full day, baik itu dari fasilitas sekolah maupun tenaga pengajar.

"Sekarang yang menjadi pertanyaan sekolah sudah siap belum, untuk full day, seperti fasilitas kantin, tenaga pengajar dan lainnya," jelas Iwan.

Ditambahkan, Iman satu diantara pelajar di yang hendak mendaftar masuk ke SMK di Kabupaten PALI, mengaku apapun aturan sekolah dengan tujuan untuk kemajuan pelajar dirinya siap mengikuti full day.

"Kita siap full day, itu kan untuk kebaikan kita," singkat Iman.

Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved